UIN Sunan Kalijaga Menerjunkan Tim KKN ke Tanah Papua

Hits: 2575

Papuajaya.com – Papua – Boniy Taufiqurrahman
Anggota KKN Papua Emas, Mahasiswa Psikologi UIN Sunan Kalijaga

Perguruan tinggi memiliki semboyan Tri Dharma sebagai salah satu tujuan yang harus dilaksanakan dan dicapai. Tri Dharma berisi tiga hal pokok dari perguruan tinggi, yakni pelaksanaan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Karena setiap perguruan tinggi haruslah melahirkan orang-orang yang memiliki semangat juang tinggi, pemikiran yang kritis, kreatif dan inovatif.

Perguruan Tinggi juga berkontribusi cukup besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sebuah negara, sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharmanya.

Salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pelaksanaan KKN biasanya setelah proses pendidikan formal di bangku perkuliahan telah usai. Tujuan utamanya adalah mengimplementasikan ilmu yang didapat dan menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat. Peran mahasiswa dalam membangun konstruksi sosial masyarakat sangat dibutuhkan. Kedudukan mahasiswa sebagai agent of change dan kontrol sosial, diharapkan bisa merubah tatanan masyarakat menjadi lebih baik.

Setiap tahun UIN Sunan Kalijaga mengadakan program KKN yang wajib diikuti oleh mahasiswa. Tahun ini, UIN Sunan Kalijaga melepas KKN Angkatan 102 yang tersebar di seluruh Indonesia. Salah satunya adalah penerjunan tim KKN ke tanah Papua yang dibimbing oleh Very Julianto, M.Psi., Psikolog untuk meningkatkan taraf ekonomi kerakyatan. Tim ini beranggotakan 16 orang mahasiswa dari berbagai fakultas yang tergabung dalam KKN Papua Emas. Penerjunan tim KKN ke tanah Papua oleh UIN Sunan Kalijaga baru pertama kali dilakukan dan digadang-gadang sebagai branch mark universitas.

Lokasi KKN Papua Emas berada di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Tema yang diangkat adalah “Ekonomi Kerakyatan Menuju Era Industri 4.0”.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018, sebanyak 7.347 jiwa penduduk berdomisili di Nimbokrang.

Distrik Nimbokrang memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah, seperti luasnya area hutan, pohon sagu, pertanian, flora dan fauna. Akan tetapi kondisi sumber daya manusia (SDM) kurang memadai.

Selasa (21/07) pukul 09.00 WITA, tim KKN Papua Emas tiba di Kabupaten Jayapura dan didampingi oleh H. Haruna sebagai perwakilan dari Badan Amil Zakat (Baznas) Jayapura. Pada hari itu juga, dengan didampingi oleh H. Haruna, tim KKN Papua Emas melakukan proses perizinan ke beberapa kantor.

Sesampainya di kantor Distrik Nimbokrang, tim KKN Papua Emas disambut oleh sekretaris distrik. Pihak Distrik Nimbokrang dengan senag hati memberi izin dan menyambut itikad baik tim KKN Papua Emas.

“Ya kita senang sekali dengan kedatangan teman-teman dari KKN UIN Sunan Kalijaga. Masyarakat disini memang sedang membutuhkan sebuah penyegaran-penyegaran baru” ungkap Wellem Wouw selaku sekretaris Distrik Nimbokrang. Hal ini juga senda dengan yang disampaikan Tita Puspitasari, kepala Distrik Nimbokrang, yang datang selepas bapak sekretaris. Sebelumnya, tim KKN Papua Emas juga menyambangi Polsek Nimbokrang guna meminta izin pelaksanaan kegiatan. IPDA Patria Wanda Sigit, S.Tr.K., M.M selaku Kapolsek telah mengizinkan adanya kegiatan yang akan dilaksanakan.

Harapan terbesar kami adalah dengan hadirnya tim KKN Papua Emas, masyarakat Distrik Nimbokrang betul-betul antusias dan mampu mandiri di tengah ketidakstabilan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Meskipun tidak semua anggota tim KKN Papua Emas turun dan terlibat langsung di tanah Papua, semangat dan sinergi bersama tentu akan menimbulkan dampak positif bagi diri dan orang lain.

Senada dengan pesan yang disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Very Julianto, M.Psi., Psikolog untuk bekerja keras dan take action, action, dan action.( Boniy )

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.