Tingkatkan Kreativitas Guru PAUD, SKB Biak Gelar Workshop Pembuatan APE

Hits: 1617

Papuajaya.com – Biak – SKB Biak Numfor mengadakan Workshop Pembuatan Alat Peraga Edukatif (APE) dari bahan bekas bagi guru PAUD se Kabupaten Biak Numfor. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari sejak tanggal 13 – 14 Desember 2019 bertempat di Aula SKB Biak.

Peserta kegiatan Workshop pembuatan APE dari bahan bekas bagi Guru Paud
Peserta kegiatan Workshop pembuatan APE dari bahan bekas bagi Guru Paud

Kegiatan Workshop ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap tenaga Pendidik dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Jumlah peserta sebanyak 40 orang yang direkrut dari KB, SPS, Paud dan TK yang ada di Biak Numfor.

Plt Kepala SKB Biak, Margaretha Singgamui, S.Pd mengatakan, dalam setiap pembelajaran dalam pendidikan anak usia dini baik di PAUD maupun TK, strategi metode pembelajaran harus sesuai dengan dunia anak, tidak bisa dibawa dunia orang dewasa di dalam dunia anak yaitu dengan bermain sambil belajar di mana anak itu mengikuti seluruh proses pembelajaran dalam program pembelajaran dengan pengalamannya yaitu dari apa yang di lihat, rasakan dan didengar.

“Salah satu sumber belajar bagi anak-anak yaitu Alat Peraga Edukatif (APE), alat ini bisa kita beli dan sudah disediakan di toko-toko tentu harganya mahal berbeda dengan kalau kita beli sendiri. Tetapi bisa juga kita buat sendiri dengan kreativitas dari tutor masing-masing dan pada umumnya TK dan PAUD yang mampu mereka bisa membeli sendiri, tetapi untuk TK atau Paud yang ada di kampung-kampung dan yang belum mampu dari segi keuangan mereka biasanya membuat dengan kreatifitas dari Tutor tersendiri,” ujar Margaretha

Menurutnya, banyak perbedaan yang dapat dilihat antara alat permainan yang biasa dengan Alat Permainan Edukatif sehingga para guru atau tutor harus pintar memilih mana yang bisa disebut Alat Permainan Edukatif dan yang tidak bisa digunakan dalam pembelajaran.

“Untuk itu pada kesempatan ini kami di SKB mencoba menghadirkan workshop ini dengan mendatangkan fasilitator dari Kementrian yang ahli dalam mengembangkan alat permainan edukatif dari bahan bekas juga yang ada di sekitar kita,” Kata Margaretha

Margaretha berharap kegiatan Workshop yang dilaksanakan selama dua hari ini dapat dimanfaatkan peserta dengan baik untuk menggali sebanyak-banyaknya informasi dari fasilitator dan dapat dibagikan kepada tutor lainnya.

Selain materi APE, dalam Workshop kali ini juga menghadirkan narasumber dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Biak untuk dapat menyampaikan informasi terkait HIV/AIDS kepada tutur sehingga menjadi perpanjangan informasi kepada orangtua maupun anak-anak agar sejak dini mereka tahu untuk belajar hidup sehat, dan ada juga informasi terkait Akreditasi PAUD bagi para tutor yang satuan pendidikannya belum terakreditasi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Yoel O. Maryen memberikan apresiasi kepada SKB Biak yang telah melaksanakan kegiatan Workshop bagi para guru PAUD yang ada di Kabupaten Biak Numfor.

“Lewat kegiatan Workshop, kita bisa menumbuhkembangkan PAUD itu lewat kegiatan yang kita lihat sederhana tetapi mempunyai dampak yang luar biasa dan itu yang mesti kita lakukan, karena kita menanamkan pemahaman terkait dengan pembuatan Alat Peraga Edukatif (APE) dari bahan bekas bagi guru PAUD,” Kata Yoel

Dirinya berharap peserta dapat mengikuti Workshop ini dengan baik sehingga ilmu yang didapat dalam workshop kali ini dapat dibagi kepada tenaga pendidik lainnya dan menjadi agen perubahan dalam dunia Pendidikan di Kabupaten Biak Numfor. (fs)