Surat Edaran Bupati Biak, Libur Sekolah Diperpanjang

Hits: 2786

Papuajaya.com – Biak – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor kembali memperpanjang masa libur sekolah dan ASN di lingkungan pemerintah daerah. . Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan serta memutus mata rantai penularan virus corona (Covid-19) di Kabupaten Biak Numfor.

Bupati Biak Numfor Herry A. Naap, S.Si.,M.Pd telah mengeluarkan surat edaran No. 010/213 tentang belajar dari rumah bagi TK, SD, SMP, SMA/SMK dan perguruan tinggi.

Dalam surat edaran tersebut, para pelajar dan juga ASN diliburkan sampai dengan tanggal 5 Mei 2020 dan masuk sekolah kembali pada tanggal 6 Mei 2020. Selain perpanjangan belajar di rumah, Bupati juga mengeluarkan edaran nomor 010/212 tentang pengaturan kerja ASN tetap bekerja di rumah dengan menggunakan media teknologi dan jika terpaksa ke kantor namun tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19.

Baik perpanjangan libur sekolah maupun perpanjangan libur bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor harus memperhatikan beberapa catatan penting di poin edaran (lengkapnya lihat diedaran yang kami lampirkan).

Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd mengatakan bahwa kebijakan dilakukan dengan memperpanjang masa libur dimaksud pada dasarnya bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Biak Numfor, oleh karena itu semua pihak diminta mendukung upaya-upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah daerah.

Selama libur, Bupati meminta kepada para kepala sekolah, direktur/rektor perguruan tinggi agar sedapat mungkin dapat melakukan pembelajaran melalui media online atau metode lain agar sedapat mungkin belajar di rumah sesuai dengan amanat Presiden Republik Indonesia.

Kepada sekolah dan perguruan tinggi (siswa, mahasiswa, guru/dosen), juga kembali diingatkan, agar tidak melakukan atau tidak diperkenankan keluar daerah serta ke tempat keramaian sebagai bagian dari upaya pencegahan Covid-19.

“Diliburkan dengan catatan, libur itu tinggal di rumah dan mengurangi aktivitas di luar yang tidak terlalu penting. Tidak diperkenankan keluar daerah atau ke tempat-tempat keramaian, libur itu digunakan untuk belajar di rumah bukan untuk jalan-jalan. Saya berharap ini menjadi perhatian kita bersama untuk memutus mata rantai penulauan virus corona,” imbuhnya.

“Pimpinan masing-masing OPD supaya mengatur setiap bawahannya untuk bekerja dengan baik, perhatikan program-program prioritas. Diliburkan bukan berarti diam saja di rumah, lakukan dan selesaikan program-program mendesak dengan berbagai cara, bisa dilakukan di rumah atau melalui media yang ada. Intinya harus kreatif sedikit lah,” tandas Bupati (fs)