Spirit HARI BATIK yang adalah BATIK KITAB BAKTI SOFTPOWER INDONESIA

Hits: 2017

Papuajaya.com.com Purwosari Purworejo Pasuruan Jawa Timur, Rabu Wage, 5 Oktober 2022. BATIK sejatinya menjelaskan GAMBARAN dari KITAB, dan KITAB sejatinya bukan BUKU REFERENSI BIASA, karena KITAB adalah LAKU BAKTI dari Manusia Penerima Titah Dawuh dan SabdaNya, yang seyogyanya sesudah Sang Manusianya MAMPU MENGERTI dan SEPENUHnya menerimanya dengan berbasis KESADARAN Badan, Pikiran, Jiwa, Ruhnya, untuk di ejawantahkan dan diwujudkannya dalam 3 aktivitas utama hidup berkehidupannya, yaitu dalam pikiran, ucapan dan tindakannya, di seluruh lapisan PERAN serta FUNGSI FUNGSI hidup kehidupannya tersebut, sehingga terbangunlah SEJARAH BUDAYA Peradabannya secara seutuhnya.

*BATIK yang adalah KITAB*

Sesungguhnya mulai Kita tekuni dan hayati sejak Kita, terlibat aktif dalam proses munculnya dan terbentuknya Maha Karya dari BATIK MANDALA BOROBUDUR, yang sedianya pernah menjadi BATIK WAJIB di sarungkan alias di kenakan oleh setiap wisatawan dalam dan luar negeri, yang datang mengitari serta menaiki Candi Borobudur dari Tahun 2013 sd 2019.

*BATIK yang adalah KITAB*.

Kita mulai temukan sumber kajiannya dari almarhum Mbah Nawi suami isterinya, dari Padepokan Sunyo Ruri, di atas Sumber Mata Air Sumber Nagan, Singosari Malang Raya, tahun 2014 adanya, yang pernah mengisahkan bahwa dari 11 Empu di Jaman Singhasari, yang secara bersama sama telah memikirkan, merenungkan, menetapkan serta memutuskan Program Mandhita Aksara Utama Kerajaan Singhasari yaitu BANYU, BAMBU dan BATIK, alias WATER, BAMBOO and BATIK.

*BATIK bisa menjadi KITAB*

Dalam Tata Bahasa dan Bahasan, Bahasa Kosa Kata Malangan Jawa Timur Indonesia, ada kebiasaan membaca sebuah kata secara bolak balik, misalnya KERIS di baca kebalikannya jadi KERIS SIREK, Kata TIDAK di baca KADIT, Kata MAIN disebut NIAM, jadi TIDAK MAIN, dibaca secara kebalikannya dari kedua kata tersebut, menjadi TIDAK MAIN di baca KADIT NIAM.

Hal ini dalam Seni Budaya Adat Tradisi Jawa Kuno disebut itu merupakan disiplin ilmu Aji Wanda alias membaca 20 Aksara Jawa secara berkebalikan, yaitu seperti ini.

Hanacaraka Karacanaha
Datasawala Lawasatada
Padhajayanya Nyayajadhapa
Magabathanga Ngathabagama.

Atawa membaca Kalacakra secara bolak balik, seperti

Yamaraja Jaramaya
Yasilapa palasiya
Yamidura radumiya
Dst.

Intinya sistem praktek membaca satu terminologi, satu kata secara terbalik, dalam hal ini BATIK di baca KITAB, sudah dimungkinkan ada dalam pola dasar sejarah budaya peradaban, yang terkandung dalam kandungan Sejarah Seni Budaya Adat Tradisi Nusantara Indonesia Raya Kita ini.

*KITAB adalah BAKTI*

Sesudah menemukan kebenaran dasar dari sebuah keyakinan dan perjalanan laku ritual spiritual dari BATIK adalah KITAB, Kita alami sendiri dan bersama sama, perihal secara meningkat kedalaman dan signal signal pendalamannya, selama Kita bergaul secara akrab dan sungguh sungguh mendalam bersama Mbah To, Empu Batik, BATIK SENDHI NATURAL BAMBOO SPIRITUAL NUSANTARA, yang sudah berhasil Kita sepakati bersama dan disingkat BATIK BSN BSN, terutama sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2022, tepatnya seluruh proses selama 3 tahun secara bersama sama dengan Mbah To tersebut.

*BATIK KITAB adalah Gambaran Derajat Kebahagiaan yang terbentuk dan terbangun dalam Seni Budaya Tradisi Indonesia*

Terbentuknya Kesadaran Bahwa BATIK KITAB adalah gambaran kebahagiaan dari kualitas upaya pencapaian kesadaran kedirian Kita, saat Ki Winarno Sabda, Pimpinan Sanggar Budaya Ngesti Wedharing Budaya NWB dari Kabupaten Pasuruan, Memimpin Pagelaran Wayang Kulit Jawa Klasik di Universitas PGRI Wiranagara, Kota Pasuruan, Kamis Pon, 29 September 2022, Malam Jumat Wage, dengan Lakon Pagelaran Wayang Kulit SEMAR BANGUN KAHYANGAN, dalam Seni Pedalangan Malam itu, oleh Ki Winarno Sabda, Eyang Semar di dalam lakon tersebut,”… menegaskan bahwa kahyangan yang ku bangun bukan kahyanganmu, tapi yang ku bangun adalah jiwaku, yang kubangun jiwa sempurna para pandhawaku, yang ku momong dan ku dampingi, yang kubangun adalah kebahagiaanku sendiri dan kebahagiaan dari para Ksatriya Utama yang ku dampingi, yang ku bangun adalah kesadaran diri mereka untuk menghadapi segala rintangan, setiap halangan dan beragam ujian serta cobaan hidup kehidupan mereka, terlebih lebih dalam kelinuwihan untuk membangun kesaktian dan keampuhan mereka dalam menjalankan serta menyelesaikan TUGAS CINTA BAKTI LUHUR mereka di muka bhumi ini serta CINTA BAKTI SUCI mereka dalam MANUNGGALING RASA SEJATI HIDUP KEHIDUPAN MEREKA, sesuai TITAH DAWUH SABDA yang mereka emban dan mereka terima dari Sang Maha Pencipta adaNya…”

*KITAB BAKTI adalah Gambaran Derajat Kemuliyaan Manusantara, Bangsa Manusia di Bentangan Bhumi Katulistiwa yang terekam indah dan megah dalam Kasanah Seni Budaya Adat Nusantara*

Soft Power adalah Media Sains Teknologi Kuno Modern Klasik berupa FISIK ( baca : dalam hal ini adalah KAIN BATIK red.) yang sungguh sungguh diiliputi daya misteri daya SPIRITUA, yang sepenuhnya dalam setiap detail proses menyiapkan, serta tahapan tahapan pengerjaannya hingga selesainya di sandhang disandhing oleh yang bersangkutan, yang bakal di gurat dalam laku ejawantah perwujudan suratan diri pada badan, pikiran, jiwa dan ruhnya, sesuai PUSAKA BATIK KITAB BAKTI yang dikenakannya dan diterima derajat kepastianNya serta kemuliyanNya.

*BATIK KITAB BAKTI adalah Soft Power Indonesia*

Kajian BATIK adalah SOFT POWER INDONESIA, sudah digaungkan oleh Bamboo Spirit Nusantara bersama Ekhsan Sumino, Owner BATIK76 dalam Unjuk Prestasi beliau di Maha Karyanya BATIK ON THE PAPER, untuk Amplop dan Paper Bag Khas Indonesia, yang menggambarkan filosofi filsafat pencapaian budaya peradaban Indonesia di Acara Acara Kenegaraan di dalam dan di luar negeri, sejak tahun 2015 hingga tahun 2022 ini.

Untuk siapa pun yang membutuhkan Referensi adanya SAINS FISIK dan SAINS SPIRITUAL dalam KAJIAN BATIK KITAB BAKTI, sekarang sudah ada rujukannya, yaitu :

Sejak Tahun 2022 Bamboo Spirit Nusantara Support System 2022, pada tanggal 17 Agustus 2022 menetapkan adanya 2 Macam Sains yaitu Sains FISIk dan Sains SPIRITUAL

Mengenai adanya 2 Jenis Sains dalam Budaya Peradaban Manusia dan Sejarah Peristiwa Kejadian Kisah Seni Budaya Adat Tradisi dan Sejarah Nusantara, yaitu Sains FISIK dan Sains SPIRITUAL,

Kita memang membutuhkan media komunikasi informasi dan komunikasi kerja yang memadai untuk menjelaskan kepada kalayak masyarakat terutama generasi milehnial dan generasi lama yang membutuhkan peneguhan serta pencerahan perihal adanya 2 Jenis Sains tersebut.

Dengan adanya Sains Fisik dan Sains Spiritual yang mendesak Kita untuk membutuhkan cara membacanya terhadap semesta himpunan data dan fakta sejarah serta realita, yang meliputi hasil proses tindakan berpikir, berucap dan bertindak, yang menjadi 3 landasan manusia dalam melakukan proses perwujudan semesta himpunan budaya peradaban manusia di seluruh bhumi suci ini, hal tersebut sudah ada dan terkaji secara logis dalam buku Saudara Khairuddin Lubis, yang bertajuk MEMBUKA TABIR POTENSI DIRI terbitan Bamboo Spirit Nusantara 2022, yang bisa anda peroleh melalui akun aktif fb beliau juga bisa pesan via wa Galeri Dharma Arjuna dengan harga buku 150 ribu plus ongkir sesuai lokasi anda dari depok jakarta, kontak Galeri Dharma Arjuna :

https://wa.me/message/R7EQHHG5GL2ME1.

Beberapa Berita Yang Terhubung dengan Kita dalam Semarak Hari Batik adalah

Pameran 1000 Motif Batik Kuno dan Kekinian, di Kota Solo yang rencananya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, yang disampaikan oleh Bunda Biyung AR.

Pagelaran Kesenian dalam Peragaan Busana BATIK di Halaman Kayu Tangan Heritage Kota Malang, yang disampaikan oleh Ki Nanang Gustanto, dimana Peringatan Hari Batik Nasional 02/10/2022 yang di hadiri Miss indonesia di Kayu Tangan Heritage.

Dan oleh Dwi Indah Suryaningsih Kita memperoleh Berita Acara di Kota Blitar yaitu BEN KARNIVAL, 27 Agustus 2022, yang dihadiri oleh Peserta Internasional, salah satunya dari Negara Brasil, yang mengadakan beragam acara dan lomba, salah satunya adalah Lomba yang di menangkan dengan menggunakan Model Desain Motif BATIK Khas Blitar yang dimenangkan oleh SMPN 4 BLITAR dengan Judul BATIK PUSPA DAHANA, juga sudah lahir dan diciptakan TARIAN nya dengan Judul TARIAN PUSPA DAHANA, dalam Kategori Lomba BEN KARNIVAL tersebut, yaitu Kategori Gala, sehingga dalam Kategori Gala, SMPN 4 Blitar, memperoleh juara 2 dengan desain mofif BATIK khas Blitar, yaitu BATIK PUSPA DAHANA, secara otomatis MOTIF BATIK PUSPA DAHANA menjadi Go Internasional berkat Acara BEN KARNIVAL tesebut.

Adapun BATIK PUSPA DAHANA miliki sejarah khusus sebelum digunakan oleh SMPN 4 Blitar dalam Acara BEN KARNIVAL, yaitu :

Candi Gedog, yang bekerjasama dengan Museum Trowulan untuk menemukan motif batik yang pas untuk identitas kota Blitar.

Sedikit dijelaskannya, motif ini terinspirasi dari Candi Gedog yang belum lama diekskavasi oleh Pihak BPCB. Nama Puspa Dahana diambil dari dasar motifnya yang berbentuk api. Motif api ini berasal dari fragmen siras cakra dari sebuah arca.

Api bagi orang Jawa banyak diartikan sebagai cahaya kehidupan, simbol kehidupan, peleburan, penyucian dan lain sebagainya. Bergantung pada bagaimana api itu diposisikan. Ada yang memaknai api itu simbol purwaning dumadi yang digambarkan seperti damar kambang atau damar yang mengambang di tengah samudera. Damar kambang ini adalah simbol roh, sedangkan samudera adalah simbol alam tanpa batas atau biasa disebut alam sunya ruri. Dari api yang ada dalam siras cakra ini kemudian digali oleh kawan kawan WIRA DESA, yang terdiri dari Mahasiswa Unesa, yang di inisiasi oleh Kampoeng Cyber sebagai MOTIF BATIK.

Bersamaan Empu Batik, Mbah To BATIK SENDHI NATUTAL Bamboo Spirit Nusantara, sedang menggodok pembuatan 3 Lembar BATIK PULUNG TEJO yang bakal disematkan pada 3 Pimpinan Kasepuhan Kebon Candi Gondang Wetan, Kasepuhan Joglo Kejayan, Kasepuhan Tejowangi, semuanya ada di Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, untuk Acara Puncak Pagelaran Wayang Kulit dengan Lakon TUMURUNNE WAHYU PULUNG TEJO oleh Ki Harso Waluyo dan Ki Winarno Sabda, di Joglo Padepokan Sekar Taji, Dusun Tejosari Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari Pasuruan Jawa Timur, Pimpinan Joko Gaharuh selaku tuan rumah acara, pada kamis pon, tanggal 3 November 2022, malam jumat wage tersebut.

Penulis & Aplikator : Guntur Bisowarno