Sonny Wanimbo selaku Ketua DPRD Tolikara, Bantah Soal Dirinya mendanai ke OPM/KKB

Hits: 2093

Papuajaya.com | Sentani – Jayapura | Sabtu 19 Juni 2021 – Bertempat di Cafe bangitiam jl.raya Abepura- Sentani Distrik Kota baru Abepura kota Jayapura Telah di laksanakan Jumpa Press terkait adanya informasi yang beredar melalui media massa bahwa ada keterlibatan Sdr Sonny Wanimbo (Ketua DPRD Kab.Tolikara) mendanai ke OPM/KKB.

Turut hadir, pada kegiatan tersebut, Sonny Wanimbo (Ketua DPRD Kab. Tolikara), Drs.ALOYSIUS RENWARIN, SH,.MH ( Kuasa Hukum ), DIAZ GWIJANGGE, S.Sos ( Pendamping Kuasa Hukum ), PENISAS KOGOYA (  Pendamping Kuasa Hukum )

Kepada awak media, Sonny Wanimbo (Ketua DPRD Kab. Tolikara)., menyampaikan, trima kasih yang saya hormati pendamping kuasa hukum saya, para insan pers yang hadir dalam kesempatan ini pertama- tama saya mengucapkan permohonan maaf saya yang sebesar- besarnya sy kebetulan dinas di daerah pedalaman jadi informasi juga sy baru update dan juga sy ada sedikit kendala sy sempat kewalahan tiket di wamena dan kemarin itu saya sudah kasih keluar jadwal untuk jumpa pers yang kebetulan tempatnya yg sama di sini tetapi karena kewalahan di tiket makanya sy baru sampai, dan karena itu saya secara pirbadi meminta maaf.

Ketua DPRD Kabupaten Tolikara Sonni Wanimbo dan Kuasa Hukum saat memberikan keterangan pers.(ft ; mk).

” Apa yang di beritakan oleh pihak kepolisian di media itu ada salah satu orang (OAP) yang telah tertangkap kedapatan membawa uang dengan nilai yang begitu signifikan yang di tangkap oleh satgas Nemangkawi, dan pada saat di interogasi menyebut nama saya di dalamya.” Tegas Wanimbo.

Ia, juga menyapaikan,. Saya, juga tidak tahu sampe berita ini viral, sesunguhnya saya belum kenal dia, trus di media di katakan bahwa saya kuliah di bali itu salah saya kuliah di jakarta sy tidak pernah transfer dan saya tidak pernah pindah kuliah dan sekarang status saya masih kuliah pasca sarjana di kampus yang sama kalau dari pihak penyidik mau minta ijasah sy silakan.

4) jadi saya ini tidak kenal dengan orang yang terduga tersebut, karena saya sama sekali tidak mengenal tersangka bahkan tatap muka pun tidak. Jadi sampai sekarang saya belum mendapat surat panggilan dari POLDA tapi di dalam pemberitahuan itu sudah keluar tapi tidak di sebut oknum alias ataupun lain – Lain tetapi nama saya sudah muncul, atas pemanggilan ini saya merasa pihak keamanan tidak melihat hal ini dengan baik. dalam hal ini sy belum menjadi tersangka berarti ini sudah di kategorikan mencemarkan nama baik saya dan pembunuhan karakter secara sistematis.

saya berharap keterangan lebih lanjut sesuai keterangan dari si pelaku mungkin kalau ada surat panggilan lebih jelas lebih rinci lagi saya bisa kasih keterangan di polda apabila kalau besok ada surat panggilan dari polda mungkin itu yang saya bisa sampaikan secara garis besarnya.

Inti dari pernyataan ini saya tidak kenal dengan tersangka karena saya orang tolikara sedangkan dia ini orang puncak jaya jadi kalau hubungan teman ini tidak pernah dia kuliah di bali sedangkan saya di jakarta trus beda kabupaten lagi jadi nanti kami ikuti bersama perkembangan apa yang nanti kedepan menurut kesaksian karena pihak keamanan tidak serta merta hanya mengeluarkan berita ini jadi nanti kita lihat kalau memang benar nanti kita lihat saja dan ikuti prosesnya.

Menurut Kuasa Hukum. Alosius Yenwarin S.H,. mengatakan, yang pertama kita jumpa pers, yang kedua apabila ada panggilan dari pihak Kepolisian pasti kita akan melakukan pendampingan Hukum dan yang ketiga kalau ada tuduhan” lain yang tidak mendasar kami akan tempuh jalur hukum kami koalisi mempunyai lebih dari seratus pengacara yang berada di belakang Pak Sonny.

” Dari bahu Nasdem provinsi papua kita sudah klarifikasi kepada Pak Sonny dan hari inilah kita jumpa pers dan pasti partai akan mengambil langkah” terima kasih. ucap Kuasa Hukum.

Menurut Dias selaku senior dalam pendampingan Kasus Dan mantan Anggota DPR RI,. Pertama-tama saya mengklarifikasi dulu atau menggaris bawahi apa yang di sampaikan adik Sonny Wanimbo (Ketua DPRD Kab. Tolikara), bahwa saya salah satu orang yang dan juga sebagai Senior adik Sonny Wanimbo (Ketua DPRD Kab. Tolikara) Makan dan tidur dirumah saya di rumah pejabat negara di kalibata selama mahasiwa, dan dia kuliah di jakarta dan saya saksinya sebagai senior yang sama – sama di jakarta. dan dari pemberitaan yang viral itu, sangat tidak benar, dan dari segi media saja sudah menudu di bali lalu menggabungkan orang yg dia tidak kenal sebagai teman satu Alumni jadi saya rasa itu berita tidak benar .

Beliau, Sonny Wanimbo (Ketua DPRD Kab. Tolikara) adalah lulusan Universitas Nasional Jakarta dan saat ini masih melanjutkan study pasca Sarjana nya di universitas yang sama di Jakarta sehingga kemungkinan kecil untuk dapat mengenal si pelaku yang menurut informasi berkuliah di Bali yang saat ini masih menjadi tahanan pihak keamanan.

Sonny Wanimbo (Ketua DPRD Kab. Tolikara) beserta Pihak pendamping Kuasa Hukum akan menempuh jalur Hukum Apabila ada Surat Panggilan dari Polda Papua terkait kasus adanya informasi yang beredar melalui media massa bahwa ada keterlibatan Sdr Sonny Wanimbo (Ketua DPRD Kab. Tolikara) mendanai ke OPM/KKB. (Eluay&).