Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia Di Kota Menggala Bertambah.

Hits: 1350

Papuajaya.com|Menggala-Tulang Bawang|Februari 27,2021|
Tim Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19 Yang Di Pimpin Oleh BPBD Tulang Bawang Hari Ini Melakukan Pengawalan Proses Pemakaman Secara Protokol Kesehatan Pasien Meninggal Dunia (MD) Akibat Positif Covid-19 Di Kelurahan Ujung Gunung Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang Lampung, Sabtu (27/02/2021).

SY(53) Merupakan Pasien Ke-150 Yang Masuk Urutan 10 Orang yang Meninggal Akibat Covid 19 Ini Meninggal Pada Pukul 06.37 WIB Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Menggala, Kabupaten Tulang Bawang Dari Hasil Swab PCR Di Nyatakan Positif Covid-19 dan Menjalani Perawatan Di Ruang Isolasi Di Rumah Sakit Setempat Dan Akhirnya Di Nyatakan Meninggal Dunia.

 

Pasien Tersebut Di Sebelumnya Di Ketahui Mengadakan Kegiatan Pesta Hajatan Di Rumah Dan Mengalami Gejala Terpapar Virus Corana Setelah 3 Hari Setelahnya Hajatan Tersebut Dan Melakukan Pengobatan dan Pemerikasaan Kesehatan Di Beberapa Rumah Sakit Namun Tidak Di Rawat Yang Akhirnya Melakukan Pemeriksaan Di RSUD Menggala Dan Di Rawat Di Ruang Isolasi Namun Kondisi Pasien Semakin Menurun Dan Kemudian Di Nyatakan Meninggal Dunia Oleh Pihak Rumah Sakit setelah Beberapa Hari Di Rawat.

 

Selanjutnya Untuk Pemakaman Di Lakukan Dengan Protokol Kesehatan Sesuai Protap Yang Di Hadiri Oleh Gugus Tugas Covid 19 Penanganan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Tulang Bawang Terdiri Dari TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Pol PP Yang Berada Di Lokasi.

Saat Di Comfirms, Kanedi Kepala BPBD Tulang Bawang, Sampaikan” Bahwa Hari Ini Kita Melakukan Pengawalan Proses Pemakaman Korban Meninggal Dunia Yang Terkena Covid-19, Proses Pemakaman Ini Di Lakukan Sesuai Protap Dan Protokol Kesehatan.

” Saya Juga Menghimbau Kepada Masyarakat Agar Bisa Mematuhi Himbauan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Agar Untuk Saat Ini Sementara Waktu Bisa Menghentikan Segala Kegiatan Pesta Hajatan Pernikahan Untuk Memutuskan Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Sebab Pesta Hajatan Yang banyak Mengundang Banyak Orang Atau Kerumunan Dapat Menimbulkan Mata Rantai Baru Penyebaran Covid-19 Tampa Masyarakat Sadari, Maka Dari Itu Pemerintah Daerah Berharap Masyarakat Bisa Sadar Resiko Besar Yang Di Timbul kan Akibat Dari Kegiatan Tersebut Sehingga Kemungkinan Besar Bisa Terpapar Virus Corona Sehingga Korban Meninggal Dunia Bisa Saja Makin Bertambah,Ujarnya.
(Amco/Red)