PROGRESS Persiapan Menuju Hari Mata Air Dunia 29/07/2022

Hits: 485

Papuajaya.com – Purwosari Purworejo Pasuruan Jawa Timur, Selasa Legi, Segitiga Emas, PURWOREJO: SUKOREJO PURWOSARI PURWODADI, 19 – 20 Juli 2022 PERSIAPAN dan SIAP MENYIAPKAN Badan Pikiran dan Jiwa Ruh Kita untuk menyambut dan merayakan HARI MATA AIR DUNIA, “SOCA TIRTHA AMERTA”, dalam upaya untuk mengerti ESENSI dan HAKEKATNYA SUMBER MATA AIR DUNIA, “SOCA TIRTHA AMERTA” dari Lembah Gunung Arjuno Kawasan Induk Peradaban Dunia, kali ini di tempatkan di Situs Prasasti Puyang Lingga Buana di kediaman Moch Nur Hamim alias Sangheyang Hamim alias Puyang Lingga Buana .

Adapun JOBS DESCRIPTION untuk Kita berempat selaku Penggagas, Pencetus, Pelaku dan Inisiator Acara Ceremonial Hari Mata Air Dunia 29 Juli 2022 di Situs Puyang Lingga Buana adalah :

Pertama : BENAR bahwa tgl 29 Juli 2019 Kita bertiga menetapkan tanggal yg sama setiap tahunnya adalah HARI MATA AIR INTERNASIONAL, pelaku penggagas dan inisiatornya adalah
Mohammad Moe Pujangga Mata Air, Wahyudi Pemilik Kapal Bamboo Peradaban di Sumber Air DARISAH, TITIK NOL DARI SAHNya HARI MATA AIR DUNIA di Lembah Gunung Arjuno, Dusun Manggian Dusun Kucur Desa Sumberejo Kecamatan Purwosari Pasuruan, bersama Guntur Bisowarno Ketua Bamboo Spirit Nusantara yang selanjutnya disingkat BSN, yang tugasnya menyebarkan guna, fungsi manfaat serta martabat sumber mata air, sesuai kehendak Tuhan, sesuai maksud tujuan ciptaanNya pada awal mula jadi seluruh alam ciptaanNya beserta segala isi makhluk ciptaanNya di dalam alam semesta jagad raya tersebut dalam segala lapisan dimensi multidimensionalnya, khususnya bagi orang beriman sesuai surat 51, surat angin yang menerbangkan, ayat 15 dan surat 54 surat Al Qamar, ayat 54 dalam Al Quran, melalui media on line resmi, di Papuajaya.com dan media on line lainnya yang bersedia untuk rubrik artikelnya.

Kedua BSN berfungsi dan bertugas menjelaskan hakekat dan equity dari Bamboo untuk hidup kehidupan dan untuk dunia, sesuai Programnya bernama REDESIGN THE WORLD WITH BAMBOO 2013 sd sekarang dan seterusnya, aplikasinya menanam dan menanam bambu di lahan manapun, khususnya yang dekat Sumber Sumber Mata Air dan DAERAH ALIRAN SUNGAI.

Ketiga BSN pun sudah mendapatkan pencerahan bahasa jawa kunonya Sumber Mata Air yaitu SOCA TIRTHA AMERTA dari Ki Reksa Aksara.

Keempat BSN mendapatkan Seni Budaya JABALU JABALO alias kependekan, JAWA BALI LOMBOK berupa kain tenun dan kain batik utuk TRADISI SENI BUDAYA ADAT TRADISI JABALO tradisi JABAL, tradisi GUNUNG, melalui Saudara Mohammad Moe sebagai Pujangga Mata Air

Kelima utk PROGRAM BA GONG kita yaitu BAMBU BANYU BATIK, khusus BATIK nya BSN serahkan penuh kepada BSN BSN MBahto ( Mbah To ) adanya, yaitu Pimpinan Batik Sendhi Natural dari Desa Sendhi Kecamatan Pandaan Pasuruan Jawa Timur, Kaki Lembah Gunung Penanggungan.

Keenam MOCH HUR HAMIM Alias Sangheyang Hamim sebagai Tuan Rumah, yang merupakan DUTA WISATA INTERNASIONAL MUTERI KAWASAN GUNUNG ARJUNO INDUK PERADABAN DUNIA dan Prasasti Puyang Lingga Buana selaku Tuan Rumah Acara Hari Mata Air Dunia 29/07/2022.

Ketujuh: Mengenai Teknis Seremonial dan Aplikasi Percontohan Bamboo yg ditanam untuk Hari Mata Air Dunia sebagai Sumber Keteladanan Untuk Kelestarian dan Pemeliharaan Kawasan Kawasan Sumber Sumber Mata Air Dunia, Sumber Sumber Mata Air mana saja yang akan digunakan dalam upacaranya di asuh sesuai adat ritual spiritual Tuan Rumah serta para pendukung acara yang hendak Kita lakukan bersama sama.

Salah Satu Persiapan Pengambilan Sumber Sumber Mata Air yang sudah di lakukan :

Sangheyang Hamim Duta Wisata internasional Muteri Kawasan Gunung Arjuna Induk Peradaban Dunia ” Pimpinan Tong Pikulan Banyu Tampar” Persiapan Rute Tengger Bromo Semeru Usai Petirtaan Mata Air Polaman, Pemandian Kendedes Singosari, Sumberawan, Toyomarto, Singosari, Bodean Krajan, Toyomarto, Kec. Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, juga Sumber Mata Air Rembulan, Gotean Karangrejo dan Sumber Mata Air Keling, Karangtengah Karangrejo, Kecamatan Purwosari Pasuruan Jawa Timur.

Tulisan Istimewa Mohammad Moe Pujangga Mata Air untuk Persiapan Hari Mata Air Dunia 29 Juli 2022 yaitu.

Wells (sumur) anyone..sebagian besar dalam TUbuh (70% s/d80%) KitA diBerKahi oleh AiR.
Tidak BerMaksud untuk menyampingkan Element2 LainNya (Angin,Api&Tanah).Mengikuti ApA yg menjadi pelajaran/hikmah utk DiRi SAya senDiRi…AiR diJADikanNya bahan Jalan DiRi saya.
KeMunCulan AiR wajarNya KeLuar meLaLui TiTik atau SumBer..alias MaTaAiR.
Tugas ManungSo WajiBNya menjaga..memelihara..meLesTariKan keberLangsunganNya..agar sunatullah AiR tetap menJaDi ElemEnT Yang MenSuCiKan.
AiR juga mengemban TuGas Amanah dari Sang Maha Suci..Adapun AiR juga melalui Proses Saringan untuk TuGaS tersebut..
AiR Yang Membersihkan
AiR Yang Menyembuhkan
AiR Yang MenSucikAn
AiR Suci Yang MenSuciKan
Mata AiR Yang muncul di Bumi & Semesta (Langit) keHarmonisanNya akan terJAGA ApabiLA KiTa MANUsia Tau..MengerTi..PaHam..akan MaTa AiR DaLaM DiRi MANUsia iTu senDiRi..(Harmonisasi Jagad Gedhe Jagad Cilik)
LEStari ALaMKu
LesTaRi DiRiKu
#roadtohariMaTaAiRDuNiA
#29julieveryyears
#PiSToLAiRProJeCT

Tulisan Ruh Anda Gondo Kuswanto :

kalamanjaja

akulah kehidupan, akan berulang berterus menerus.

akan bersama, butuh saling membantu kelengkap akan semua diperlunya.

melengkapi, memenuhi, memiliki seisi alam raya.

berputar, berjalan, akan berbeda setiap caranya.

bertuju sama, seingin kan alam berada terjaganya.

ALAM ada mencipta seluruh nyata.

Penulis & Aplikator : Guntur Bisowarno