Peringati hari Dharma Samudra, Prajurit TNI AL harus adaptif, produktif, berinovasi tinggi dan kompetitif

Hits: 885

Papuajaya.com – Biak – Peringati hari Dharma Samudera ke 58, Lanal Biak gelar upacara yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Mako Lanal Biak, kemudian dilanjutkan dengan anjangsana serta pemberian tali asih, Rabu (12/01/2020)

Danlanal Biak memberikan tali asih sebagai amanat dari Kasal kepada Mantan Awak KRI Macan Tutul, J.Rapamy
Danlanal Biak memberikan tali asih sebagai amanat dari Kasal kepada Mantan Awak KRI Macan Tutul, J.Rapamy

Bertindak selaku komandan upacara Pjs Dansatma Lanal Biak, Letda Laut (PM) Densi Porwiyanto. Danlanal Biak Kolonel Laut (P) Budi Darmawan Amran bertindak selaku Inspektur upacara.

Upacara peringatan hari Dharma Samudra diawali dengan pengibaran bendera sang Merah Putih, mengheningkan cipta, dilanjutkan dengan pembacaan sejarah pertempuran laut dan pembacaan amanat Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E,. M.M oleh Inspektur upacara.

Dalam amanat tertulisnya, Kasal mengatakan bahwa upacara yang diselenggarakan setiap tahun ini, pada hakikatnya merupakan media dalam memberikan pewarisan nilai-nilai kejuangan yang harus dilestarikan, agar terus terjaga semangat dan jiwa tempur Prajurit dalam menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dijelaskan, Pertempuran Laut Arafuru yang terjadi pada tanggal 15 Januari 1962 merupakan peristiwa heroik dalam sejarah Angkatan Laut kita yang ditunjukkan Pelaut-pelaut kita dibawah kepemimpinan komodor Yos Sudarso.

“Sebagai Prajurit Laut, beliau menunjukkan keteladanan dan inspirasi kepemimpinan dalam melaksanakan tugas yang diemban. sifat rela berkorban dan ikhlas dalam bekerja merupakan nilai-nilai luhur yang ditunjukkan dalam peristiwa tersebut,” ujar Kasal

Lebih lanjut disampaikan, di era Revolusi industri 4.0 seperti saat ini, dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat dan pengaruh era globalisasi, tantangan kita sebagai garda pelindung keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia akan menjadi semakin kompleks.

Prajurit TNI Angkatan Laut dituntut untuk lebih adaptif, produktif, berinovasi tinggi dan kompetitif dalam meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas, dalam proses itu jangan sampai melupakan jati diri seorang Prajurit yang selalu berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Trisila TNI Angkatan Laut.

“Kobarkan semangat pertempuran” Pungkasnya

Usai pelaksanaan upacara, Danlanal Biak beserta perwira staf Lanal Biak memberikan tali asih kepada istri alm. Serka Saa Hasmaini Indra (mantan anggota Lanal Biak). Selanjutnya Danlanal beserta rombongan juga menyerahkan amanat dari Kasal untuk memberikan tali asih kepada Mantan Awak KRI Macan Tutul, J. Rapamy. (fs)