PENDAMPING PKH PERTANYAKAN JANJI ASISTEN III SETDA DAN WAKET II DPRD KABUPATEN JAYAPURA

Hits: 8916

PAPUAJAYA.com| SENTANI-JAYAPURA| KAMIS 23 MEY 2019 – Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) pertanyakan aspirasi yang pernah disampaikan kepada Asisten 3 Sekda dan Wakil Ketua 2 DPRD Kabupaten Jayapura, bahasa tidak lanjutnya.

Foto bersama Tim Pendamping PKH usay bertemu Asisten 3 Sekda Kabupaten Jayapura, (foto, doc PKH).

Kordinator PKH Kabupaten Jayapura, Ance Wally, mengatakan sejak tanggal 14 Mey 2019 lalu, seluruh Pendamping PKH tingkat Distrik dan Kampung melakukan aksi demo di Kantor Bupati dan Kantor DPRD Kabupaten Jayapura.

Demo yang dilakukan adalah menuntut Pemerintah dan DPRD Kabupaten Jayapura untuk segera memanggil Kepala Seksi Bansos Dinas Sosial Kabupaten Jayapura.

Karena ada temuan dari Pendamping PKH bahwa yang bersangkutan mengintimidasi Pendamping dan ancaman-ancaman bahwa akan malaporkan ke polisi dan di pecat, kalau Pendamping PKH bertanya tentang uang bantuan PKH kepada Masyarakat.

Kepada Wartawan, Kordinator PKH Kabupaten Jayapura, Ance Wally, mengatakan, aspirasi ini kami sampaikan sudah dua minggu lalu, namun samapi saat ini belum ada kejelasan pasti dari Asisten III Sekda dan Wakil Ketua II DPRD kabupaten Jayapura.

” Pendamping PKH meminta agar masalah ini segara di tindak lanjitu oleh Pemerintah dan DPRD, karena yang bersangkutan sudah membuat rusuh didalam kinerja PKH dengan menyerang pendamping lewat PKH.

Ditambahkan, Ance, bahwa Asisten 3 Sekda dan Waket 2 DPRD berjanji bahwa aspirasi yang kami berikan akan di selesaikan dalam waktu satu minggu, namun sebagai pendamping PKH kami merasa ini sudah sangat lama, dan perlu ada ketegasan yang jelas bagi kami para Pendamping PKH.

Jika aspirasi yang Kami sampaikan, ini belum saja ada solusi yang baik, dalam waktu dekat Pendamping PKH akan lakukan aksi demo damai lagi kepada Pemerintah dan DPRD Kabupaten Jayapura.

Sebanyak 37 Pendamping PKH menuntut dengan tegas untuk Bupati Jayapura segara memberikan saksi keras kepada yang bersangkutan, atau di pindahkan dari Dinas Sosial Kabupaten Jayapura.

Redaksi : ElDan
Papuajaya.com