Pemegang Polis AJB Bumiputera 1912 Biak Tuntut Kejelasan Pencairan Klaim

Hits: 692

Papuajaya.com – Biak – Sejumlah pemegang polis asuransi jiwa bersama (AJB) bumiputera 1912 kantor cabang Biak mendatangi kantor bumiputera guna mempertanyakan kejelasan pencairan klaim yang sampai saat ini belum dilakukan oleh pihak asuransi, Kamis (11/2/2021)

Salah satu pemegang polis Asuransi Jiwa Bersama (AJB) bumiputera 1912, Christian kamaruddin menyampaikan bahwa dirinya dan beberapa pemegang polis mendatangi kantor cabang AJB Bumiputera 1912 Biak untuk meminta kepastian pembayaran klaim asuransi yang hingga saat ini belum terbayarkan.

“Kami datang ke kantor Bumiputera untuk menuntut hak kami, yang sudah habis kontrak untuk dibayar, dan meminta kejelasan terkait kepastian pembayarannya,” ungkap christian

Dikatakan juga bahwa, rata – rata para pemegang polis ada yang sudah 2 tahun habis masa kontraknya namun belum dibayarkan. “Jadi kami datang ramai – ramai agar direspon oleh pihak asuransi,” ujarnya

Dirinya berharap agar klaim asuransinya segera dibayarkan, terutama dimasa pandemi covid-19 mempengaruhi perekonomian, sehingga ia sangat membutuhkan biaya yang sudah di investasikan selama ini.

“Kami berharap pihak asuransi segera menjawab tuntutan kami. Memang masalah ini bukan hanya di Biak saja tetapi nasional, sehingga kami menunggu perkembangan selanjutnya, namun apabila tidak ada kepastian maka kami akan menempuh jalur hukum. Kita juga tunggu respon dari OJK dan Bumiputera untuk kejelasannya,”harapnya

Sementara itu, Kepala AJB Bumiputera 1912 Cabang Biak Deasy Akihary menjelaskan bahwa, pihaknya masih menunggu kebijakan dari kantor pusat dan terkait masalah yang terjadi bukan masalah di kantor cabang tetapi di kantor pusat, pihaknya hanya diberikan kewenangan sebatas pelayanan dan administrasi.

“Soal administrasi semua sudah beres hanya tinggal masalah pembayaran saja,” ungkap deasy

“Kondisi ini bukan hanya terjadi di Biak saja tetapi juga nasional, dan di kantor pusat juga sedang mengalami kendala sehingga pembayaran klaim nasabah tertunda,” tambahnya

Diketahui bahwa, untuk wilayah Biak dan Serui terdapat sebanyak 321 pemegang polis yang telah jatuh tempo dan statusnya sudah siap dibayarkan. (fs)