ORGENES KAWAY : PERSATUAN IBU-IBU DIKAMPUNG PERLU DIPERHATIKAN

Hits: 1281

Papuajaya.com | Sentani – Jayapura|Senin 27 /01/ 2020 – Sebenarnya sederhana saja budaya kita hari ini sudah mulai terkikis terkikis karena dengan adanya transfer budaya dari luar masuk sehingga orang semua lebih memilih lebih tertarik kepada gaya-gaya model modern modernisasi ( 27 januari 2020 ).

Budaya itu bisa kita kembalikan, dengan cara kita kembalikan ke kampung, di kampung itu disebut kampung karena ada suami ada istri dan anak.

Budaya Sentani itu yang paling bisa membangkitkan semangat kembali kepada budaya mula-mula itu Ibu-ibu harus tetap mempertahankan.

Meurut Ondofolo Kampung Bambat. Orgenes Kaway., mereka itu punya persaingan sehat yang luar biasa, Kampung Kalau tinggal suami – suami saja nanti rusak, contoh kasus saja di mana Papa ini tidak bisa akur satu dengan yang lain karena hidup masing-masing membenci pemimpinnya, kepala sukunya, bahkan kakak beradik juga saling benci.

“Ssebabnya budaya ini perlu dipertahankan karena adat itu bicara tentang menghargai -menghargai siapa dia siapa saya adat itu bukan mirip hampir sama dengan Injil cuma ada hal-hal yang lain yang bertentangan dengan Injil tetapi dalam strukturnya hampir sama dia bicara tentang kasih dia bicara tetap bahagia” kata Orgenes.

Ditambahkan Ondo., itu sebabnya Kami di sana contoh Kemarin kami sudah 10 tahun tidak adakan kegiatan seperti itu tapi kelihatannya Kampung dia sudah mulai orang lain urus diri masing-masing tidak ada persatuan kesatuan malah orang berusaha untuk menghancurkan Kampung maka tidak ada jalan lain hanya dengan cara kita kumpul di dalam adat dalam adat yang paling gampang sekali untuk mempersatukan itu akhirnya kita Kemarin kumpul Hanya duduk bicara saja mereka sudah mulai punya gerakan semangat yang luar biasa.

Sebagai pemimpin Saya cuma mau sampaikan kepada mereka lewat kegiatam tahun baru Kampung Saya mau lihat apakah masih ada Yo Miye Yo Mangk atau Ikatan Perempuan Kampung Bambar. Saya mau hitung besok berarti semua harus hadir dan memang betul Kemarin mereka semua datang Saya rasa saya bersyukur siapa yang tidak bangga dengan hadirnya mereka semua orang kumpul di situ kami saling berjabat tangan makan bersama dan ucapan selamat tahun baru dan akhirnya kebersamaan ini dibangun kembali.

Ondoporo, Kampung Bambar berharap dengan kegiatan ini, nilai budaya adat istiadat Suku Sentani, terus di pertahankan.

 

Redkasi.Eluay&

Papuajaya.com