Masyarakat Papua Aksi Human Candle” Pray For Nduga” di Manokwari

Hits: 5200

PapuaJaya.Com|Mamokwari  Minggu 16 Desember 2018.
Aksi penyalaan 1000 Lilin For Nduga ini dikordinir oleh Ketua DAP Wil. III doberay Mananwir Paul Finsen. Mayor.S.Pi, kemabali dilaksanakan hari sabtu, 15 desember jam 19.00-22.00 WPB, Masyakat Papua berkumpul di Cafe Jamer Time, Jalan Merdeka-Kabupaten Manokwari, dari berbagai elemen baik, Pengurus KNPI provinsi Papua Barat ,dalam hal ini hadir juga Bung Jimy Liunsanda, Sekretaris KNPI PB, Bapak Yan Ch. Warinussy,SH Direktur Kesekutif LP3BH Manokwari, utusan organisasi-organisasi Mahasiswa, tokoh masyarakat, Pemuda, agama, Para Pimpinan Dewan Adat, maupun PNS berkumpul bersama dan Menyatakan solidaritas dan Mendoakan masyarakat di kabupaten Nduga, Wilayah Adat V La Pago, Provinsi Papua.

Mananwir menagatakn kami berdoa Bersama bagi masyarakat Adat Ndugama di kabupaten Nduga dan juga turut berdukacita atas kematian dari kedua bela pihak yang bertikai. sungguh sangat menyedihkan bahwa kita didalam kota ini menikmati Damai Natal dan sukacita tetapi dibalik Gunung dan hutan lebat terdapat Ketakutan, tangisan, dan air mata.

kami meminta semua pihak untuk berkontribusi menyelesaikan kasus Nduga, sudah pasti dengan tensi kekacauan seperti ini berpotensi meluas dan siapa yang akan bertanggungjawab? malah yang akan dikorbankan adalah Masyarakat adat atau warga sipil itu sendiri.

aksi ini dinamakan Aksi Kemanusiaan ( Human Candle) ” Pray for Nduga
Thema : ” Doa Bersama dan Nyalakan Lilin Kemanusiaan ” Pray for Nduga”.

kami menyatakan bahwa hentikan kekerasan dan operasi militer di Nduga maupun Tanah Papua, sebab Papua Tanah Damai.

Saudara/i kita ada yang ketakutan karena ada konflik antar TPN PB dan TNI/ polri, akankah masalah ini berakhir dan kapan? sebab kelihatannya Pemimpin Gereja, Pemerintah Provinsi Diam membisu tanpa tindakan apapun.

Pemimpin Umat Tuhan Di Tanah Papua, Dewan Adat Papua ( DAP), pemerintah Kabupaten, kota dan Provinsi segera ambil alih untuk menyelesaikan kasus Nduga, kalau tidak korban akan terus berjatuhan dan itu bukan solusi malahan menambah masalah dan berakibat fatal,jangan tokoh masyarakat, Adat, Legislatif (DPRD, DPR P/ PB), MRP, MRPB dan Yudikatif duduk diam pura-pura tidak tahu dan malas tahu. Pankas Mananwir

Penulis Izak Yable