Masyarakat Diminta Tidak Terprovokasi Berita Yang Disebar KKB Lewat Medsos

Hits: 619

Papuajaya.com – Jakarta – Seorang tukang ojek bernama Udin ditembak mati Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (14/3/2021). Udin langsung tewas di tempat setelah mengalami dua luka tembak, yakni di bagian dada dan pipi.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa membenarkan kejadian penembakan KKB terhadap warga pendatang ini.

“Ya beginilah kebiadaban Front Bersenjata OPM ini, selalu melakukan aksi teror kepada warga masyarakat. Setelah membunuh guru, membakar sekolah dan helikopter, sekarang mereka membunuh warga pendatang,” kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (14/4/2021).

Suriastawa menjelaskan, pembunuhan kepada masyarakat sipil oleh KKB ini nantinya akan didukung oleh front politik dan klandestin di media. Adapun caranya dengan menuduh bahwa korban tersebut adalah mata-mata yang digunakan aparat.

“Begitulah kerja sama tiga front mereka ini. Di media mereka memanfaatkan influencer yang pengikutnya banyak, didukung oleh media pro mereka,” ujarnya.

Dia menegaskan, TNI-Polri telah mengambil langkah-langkah yang terukur atas rangkaian kejadian ini. Dia juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada atas perkembangan ini, serta tidak mudah terhasut oleh provokasi dan berita bohong yang selalu disebar melalui media sosial. (fs/maf)