MANTAN KETUA SEKJEN UNIPA MENYIKAPI PEREBUTAN STATUS KETUA DPRD PEGAF.

Hits: 4871

Papuajaya.com ~ Manokwari ~ juma’t. 15 November 2019 Status ketua DPRD Pegunungan Arfak menjadi sebuah persoalan yang saling di rebutkan oleh dua Putra Arfak yang berstatus sebagai DPRD terpilih periode 2020-2024.

Menurut Sayori, sebagai putra-putra terbaik asal Pegunungan Arfak tidak boleh saling menjastifikasi sesama anak Arfak. Alangkah baiknya untuk menjabat ketua DPRD Pegunungan Arfak harus melalui tahapan dan mekanisme parpol sehingga tidak salah sasaran.

Lanjut Sayori menegaskan bahwa di dalam pertarungan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Yang kalah bukan berarti tidak mampu, sebab kedua putra Arfak Yustus Toansiba dan Oni Nuham, merupakan putra terbaik Pegunungan Arfak sehingga siapa figur yang memenuhi syarat untuk menjabat sebagai ketua DPRD Pegunungan Arfak harus di berikan dukungan kepadanya sehingga ia dapat menjalankan amanah rakyat Pegunungan Arfak dengan baik.

Karena tanggung jawab telah di embangkan oleh masyarakat di pundak keduanya sebagai DPRD Pegunungan Arfak untuk menjalankan pembangunan yang pro kepada masyarakat sehingga masyarakat mengalami kesejahteraan baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan dan infrastruktur yang lebih baik tutup Sayori.

Penulis Calvin Papuajaya. Com.