Keterangan foto (kiri – kanan) Rob Wood – General Manager Aviation, Sydney Airport; Hugh Wehby – Chief Operating Officer, Sydney Airport; Datuk Mohd Khairul Adib Bin Abdul Rahman - Secretary-General, Ministry of Transportation; Judi Rifajantoro – Professional advisor to Minister of Tourism & Infrastructure; Chandran Rama Muthy - CEO, Malindo Air; Raja Sa'adi Raja Amrin - Director of Government Affairs, Malindo Air; Christina Werkstetter, Head of Aviation Partnerships, Sydney Airport.

Malindo Air Resmikan Penerbangan ke Sydney Hadirkan Pilihan Baru Perjalanan untuk Menjelajahi Australia

Hits: 5233

Papuajaya.com Sydney – 15 Agustus 2019. Malindo Air (kode penerbangan OD) member of Lion Air Group
telah meluncurkan layanan baru internasional. Penerbangan perdana bernomor OD-171
berangkat dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur atau disingkat KLIA (KUL) pada
Rabu, pukul 22.30 waktu setempat (GMT+ 8), dengan singgah terlebih dahulu (transit) satu
jam di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS)
Dalam penerbangan pertama tersebut, Malindo Air menerbangkan 141 penumpang,
termasuk Chief Executive Officer (CEO) Malindo Air, Chandran Rama Muthy.

Photo 2-The entourage and crew at the arrival in Sydney Airport (1)
© Kurt AmsPhoto 2-The entourage and crew at the arrival in Sydney Airport (1)

\Malindo Air penerbangan OD-171 telah mendarat di Bandar Udara Internasional Sydney
(SYD) untuk pertama kalinya secara mulus pada 06.40 waktu setempat (GMT+ 10).
Para penumpang disambut hangat oleh Manajemen Bandar Udara Internasional Sydney
dengan cinderamata dan penampilan khusus maskot Koala di pintu kedatangan.

Untuk penerbangan sebaliknya, Malindo Air menggunakan nomor penerbangan OD-172
dari Sydney menuju Kuala Lumpur melalui Denpasar. Pesawat lepas landas pukul 12.00
waktu setempat. Momen inaugural flight ini, ketika penumpang check-in,diberikan cupcake
eksklusif khas Malindo Air, goody bag dan dihibur oleh Orkestra Gamelan Indonesia, untuk
menghadirkan suasana Bali – Indonesia di Bandar Udara Internasional Sydney

CEO Malindo Air, Chandran Rama Muthy, mengatakan, “Malindo Air sangat senang bisa
meresmikan dan memperkenalkan rute penerbangan lintas benua yang sangat popular,
yaitu Sydney. Kami optimis, layanan Malindo Air Kuala Lumpur ke Sydney akan menciptakan
hubungan baik, memberikan alternatif bepergian bagi pebisnis dan wisatawan. Rute ini
diproyeksikan akan terus tumbuh jumlah penumpang dengan mempromosikan pariwisata
lokal yang menarik, favorit dan ramah.”
“Kedua rute mempunyai pangsa pasar kuat, salah satunya untuk perdagangan antara
pelanggan Malaysia dan Sydney. Oleh karena itu, dinilai mampu mendorong pelaku bisnis
untuk terbang dengan pilihan waktu keberangkatan terbaik karena Malindo Air
menyediakan alternatif baru yang strategis. Sedangkan dalam pandangan prospek wisata,
Malaysia dan Sydney masing-masing menyuguhkan beragam objek wisata unggulan,
pertunjungan seni dan budaya menarik, wisata kuliner, petualangan mendebarkan serta
sejarah. Sebagai contoh, di Sydney menonjolkan monumen Opera House, yang
sebelumnya diakui sebagai salah satu Keajaiban Dunia,” lanjut Chandra.

Sydney menandai kota kelima di Australia di bawah jaringan Malindo Air, setelah Perth,
Brisbane, Melbourne, dan Adelaide. Penerbangan harian antara Sydney dan Kuala Lumpur,
melalui Denpasar, dioperasikan pesawat Boeing 737-800 / 900, terdiri dari 12 kursi kelas bisnis
dan 150/ 168 kelas ekonomi.

Chandran menambahkan, “Untuk layanan perjalanan udara, Malindo Air menawarkan
kenyamanan terbang dengan Boeing 737-800 atau Boeing 737-900ER. Penumpang akan
selalu menikmati ruang kaki nyaman, layanan kelas ekonomi dan kelas bisnis. Kami berharap
dapat mengeksplorasi lebih banyak frekuensi ke dan dari Sydney dalam waktu dekat.”
Tarif promosi dari Sydney ke Kuala Lumpur mulai dari AUD502.16 untuk kelas ekonomi dan
AUD 1, 962.16 kelas bisnis. Sedangkan penerbangan dari Sydney ke Denpasar, tarif promosi
tersedia AUD399,26 kelas ekonomi dan AUD1,699,26 kelas bisnis.
Pemesanan tersedia di www.malindoair.com , kantor penjualan tiket, pusat layanan
pelanggan dan agen perjalanan pilihan.

CEO Bandar Udara Internasional Sydney, Geoff Culbert mengatakan, “Layanan baru ini
menjadi berita baik untuk pelanggan, memberikan pilihan dan fleksibilitas yang lebih besar,
serta membantu menarik peluang pertumbuhan di sektor perdagangan. Kami senang
menyambut Malindo Air di Bandara Sydney, semakin memperkuat jaringan Asia kami dan
menyediakan lebih banyak pilihan kepada pelanggan.”
“Layanan baru ini merupakan kesempatan baru setiap wisatawan maupun pebisnis dengan
didukung dorongan pariwisata, memperluas bisnis serta investasi antara Australia, Indonesia
dan Malaysia. Potensi yang lain dengan nilai cukup besar yaitu perkembangan utama
seperti pertanian dan pendidikan.

Staff Khusus Menteri Pariwisata Indonesia, Judi Rifajantoro memberikan apresiasi kepada
Malindo Air karena telah membuka rute internasional Kuala Lumpur – Sydney. “Aksesibilitas
sangat penting guna mendukung kedatangan wisatawan asing dan kami berterima kasih

kepada Malindo Air atas inisiatif mengoperasikan jaringan ini. Kepada Sydneysiders yang
tergabung dengan penerbangan perdana, saya berharap mereka mendapatkan
pengalaman menyenangkan dan bisa melanjutkan dengan menikmati keindahan Bali di
Indonesia”.

Untuk informasi terkini tentang kegiatan dan promosi terbaru Malindo Air, silakan terhubung
dengan kami melalui: Twitter https://twitter.com/malindoair ),
Facebook https://facebook.com/MalindoAirMalaysia atau Instagram
https://instagram.com/malindoair
Sebagai informasi, Malindo Air adalah maskapai Malaysia yang terhubung langsung di KLIA
dan KL Subang Skypark di Selangor, Malaysia. Maskapai ini mulai terbang pada Maret 2013
dengan penerbangan domestik. Ekspansi rute telah berkembang ke semua airport utama
di Malaysia serta melintasi benua Asia dan Australia.

Malindo Air mengoperasikan 13 ATR 72-600 dan 29 Boeing 737 generasi modern, lebih dari
1.300 penerbangan setiap minggu di seluruh 55 rute yang terus berkembang.
Malindo Air bekerja sama (code share) Turkish Airlines, Lion Air, Batik Air, serta mitra interlining
ke Xiamen Air, All Nippon Airways (ANA), Qatar Airways, Etihad Airways dan Oman Air.
Sepanjang operasional, Malindo Air telah memenangkan Airline Passenger Experience
Association (APEX) 2019 dan “The Exquisite Pic Award” oleh Best International Flight Ad of
“The Exquisite Pic Award” by Thomas Edison Advertisement (TEA) Awards.

Sebelumnya, memperoleh penghargaan Airline Passenger Experience Association (APEX)
2018 Four Star Major Regional Airline Recognition dan Malaysia Best Employer Brand Awards
2018, CAPA’s 2016 Asia Pacific Regional Airline of the Year, New Comer of the Year, Australia
2016/17 by Expedia.com., TOP Recognition – Malaysia SME® Preferred Airline Partner, Airline
of the Year (Passenger) at the KLIA Awards 2014 and Top Performing Airline 2015 by
Travelport.

Danang Mandala Prihantoro