Hits: 13950

PAPUA JAYAPasukan gabungan TNI-Polri berhasil memukul mundur Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang telah menyandera ratusan warga di Kimbeli dan Utikini, Tembagapura, Papua. Mereka juga mengevakuasi warga yang menjadi korban penyanderaan KKB tersebut.

Meski telah dievakuasi, rasa takut dan trauma para korban tidak hilang begitu saja. Kekejaman dan intimidasi yang dilakukan KKB selama berhari-hari masih membekas.

Andri, salah satu korban, mengisahkan kondisi warga selama disandera KKB. Mereka dikumpulkan di dalam rumah atau kios yang ada di desa tersebut. Selanjutnya, barang berharga mereka dirampas.

“Suatu malam kita disuruh kumpul, baru HP (ponsel) diambil juga. Mereka juga paksa masuk ke kios-kios. Mereka paksa buka kios pakai kapak. Baru kita di dalam disuruh kumpul,” ujar Andri kepada anggota Satgas Penanganan KKB, Papua, Minggu 19 November 2017.

Kelompok tersebut selalu menenteng senjata api dan senjata tajam selama menyandera warga. Selain merampas barang berharga, KKB Papua juga menjadikan warga sebagai tameng dari aparat.

“Mereka bawa senjata laras panjang, pistol, panah, kapak, sama parang. Kita dikumpulkan dan disuruh duduk di bawah,” kata dia.

Kelompok tersebut tak segan-segan memukul warga yang tidak menuruti perintah mereka. Mereka beberapa kali menendang warga yang bergerak lambat saat dikumpulkan.

Bahkan, ada salah satu rekan Andri yang menjadi korban percobaan pemerkosaan oleh kelompok tersebut. Namun dengan berani, perempuan tersebut melawan meski harus menerima sejumlah pukulan.

“Mereka tendang kita yang lambat keluar dari kios. Parang ditaruh ke leher. Perempuan juga ada satu yang diancam akan diperkosa,” kenang Andri.

Sumber : Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *