Ketua Yayasan Gubuk Arfak Saat Membuka Deklarasi Pemeran Noken Arfak

Hits: 5779

MASNI – MANOKWARI | PAPUAJAYA.com | Juni 28/2018 – Ketua Yayasan Gubuk Arfak Saat Membuka Deklarasi Pemeran Noken Arfak ” Septi Meidodga ”  memberikan sambutan sekaligus mendeklarasikan Pemeran Noken Arfak di Wilayah Masni Manokwari tepatnya di selenggarkan di Kampung Prafi Barat Kamis 28 Juli 2018.

Cara Adat Afpak melakukan penjemputan Ketua Yayasan Gubuk Arfak ” Septi Meidodga ” dalam acara Deklarasi Pemeran Noken/ Dokumentasi Rabbi

” Septi Meidodga “menjelaskan bahwa, apa adat istiadat budaya orang Arfak bukan hanya tumbuh tanah bukan hanya menggunakan adalah bentuk pembayaran dan lain-lain Tetapi ada juga budaya adat istiadat orang tua.

Saat siang hari ini kita merupakan salah satunya adalah sebagai sebuah benda yang memiliki makna yang memiliki filosofi, kita tidak dapat menjaga dan melestarikan  pada tahun 2012 UNESCO perserikatan bangsa-bangsa PBB tahun yang ada di Papua untuk melakukan Juli tahun 2018 kita agar bisa melihat.

Kerinduan masyarakat untuk mengembangkan budaya tanpa miker tanpa mencari keuntungan sedikit untuk itu saya dengan deklarasi dan pameran lukisan di siang hari ini kiranya menjadi sebagai sebutan untuk para ibu-ibu yang memiliki kecepatan proklamasi bagi politik di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat untuk harus menunggu dan kesatuan budaya adat istiadat Provinsi Papua Barat harapan saya ketika saya berharap agar dengan kehendak rakyat pemerintah dan bentuk harus membangun  saya pikir tidak banyak yang saya dapat sampaikan tetapi secara resmi pada tanggal 28 Juni 2018 hari ini kita sudah melakukan reklamasi dan pameran.

Di sini Yang sebentar Kalaupun kita akan selesai dari acara ini mungkin bisa lakukan kunjungan kunjungan singkat kepada Nokia Nokia no HP yang sudah disiapkan bukan soal uang yang kita lihat bukan semua catatan yang kita lihat Tetapi semua pasangan hak atas tanah ini, untuk pesan saya kepada generasi penerus suku dan adat istiadat budaya yang bukan mencari berita karena dengan menggunakan adat istiadat budaya orang lain akan menghilangkan rasa menghilangkan suku akan menghilangkan Bagaimana caranya kita bisa berpikir demi memajukan budaya ini ” Pungkas ” Septi Meidodga ” selaku Ketua Yayasan Gubuk Arfak.

Penulis : Rabbi