KETUA KPU MANSEL : PLENO PENETAPAN PASLON DITUNDA’ BAPASLON TERPAPAR COVID

Hits: 1177

PAPUAJAYA.com | ORANSBARI – MANSEL | RABU 23 SEPTEMBER 2020 – Komisi Pemilihan Umum KPU Daerah Kabupaten Manokwari Selatan, tunda melakukan penetapan tahapan Calon Bupati dan Wakil Bupati.

Ketua KPUD Kabupaten Manokwari Selatan. Drs. Anton Wopari saat diwawancarai awak media di Kantor KPUD MANSEL, didampingi Ketua Bawaslu ManSel. (df. eluay&).
Ketua KPUD Kabupaten Manokwari Selatan. Drs. Anton Wopari saat diwawancarai awak media di Kantor KPUD MANSEL, didampingi Ketua Bawaslu ManSel. (df. eluay&).

Hasil Sweb dan hasil pemeriksaan kesehatan jasmani rohani adalah salah satu syarat kelengkapan bagi Bapaslon untuk ditetapkan sebagai Calon.

Sesuai dengan PKPU No. 5 tahun 2020 yang merupakan jadwal Nasional yang diterapkan, bahwa hari Rabu 23 September 2020, dilakukan Pleno Penetapan Paslon, namun Kami KPUD MANSEL menunda, akibat Bapaslon terpapar covid-19. ( Rabu, 23/9/2020).

Ketika di komfirmasi lewat handpone celuler (Hp). Oleh Wartawan Media On Line.
Ketua KPUD MANSEL. Drs. Anton Wopari. mengatakan, penundaan “Pleno Penetapan Calon” dikarekan Bapaslon belum menyerahkan hasil Sweb dan hasil Pemeriksaan jasmani rohani.

“Bapaslon yang mendaftar dan diterima berkasnya di KPUD MANSEL adalah Bapaslon MAWAR (Markus Waran dan Wempi Rempung) yang merupakan petahana, namun saat ini tidak dilakukan Pleno Penetapan, dikarenakan belum ada hasil dari Tim Doker,” ucap Wopari

sampai saat ini, KPUD Manokwari Selatan (ManSel) belum mendapatkan hasil dari tim dokter, selama Bapaslon di isolasi atau karantina 14 hari, KPUD dalam posisi menunggu sampai ada hasil negatif dan kemudian hasil pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani.

Menurut Ketua KPUD ManSel., bahwa akan dilakukan Pleno Penundaan Tahapan Penetapan Paslon, sambil menunggu hasil Sweb dan Pemeriksaan kesehatan Bapaslon (Mawar), kemudian akan diatur revisi jadwal “Pleno Penetapan Bapaslon” menjadi Paslon.

Jika hasil Sweb Bapaslon pertama dan kedua masih positif, maka akan diberikan waktu 20 hari, jika masih terdampak dan dinyatakan positif, maka Partai pengusung harus mengadakan pergantian Bapaslon.

Diharapkan oleh Ketua KPUD ManSel, semoga saja hasil dari isolasi atau karantina mandiri bagi Bapaslon hasilnya Negatif, sehingga KPUD bisa, melakukan proses tahapan selanjutnya.

Eluay&
Papuajaya.com