WAKET KOMISI A DPRD KABUPATEN JAYAPURA: “SITUASI PAPUA GEREJA HARUS TERLIBAT’ KEBERADAAN TNI POLRI CIPTAKAN RASA AMAN BAGI WARGA”

Hits: 857

SENTANI – JAYAPURA| PAPUAJAYA.COM| SENIN, 9 SEPTEMBER 2019 – Peranan penting Hamba-hamba Tuhan yang ada di Papua secara khusus Kabupaten Jayapura diperlukan guna memberikan pemahamana perilaku hidup yang baik bagi umat dan umumnya masyarakat.

Banyak Bangunan gereja telah dibangun dengan megah-megah di Tanah Papua namun perilaku dari setiap umat atau Masyarakat tidak mencerminkan seperti bangunan gereja yang tersebut.

Wakil Ketua komisi A DPRD Kabupaten Jayapura Yanto Eluay, ketika ditanya soal aksi demosntrasi yang dilakukan beberapa waktu dan keberadaan Tni dan Polri di Kabupaten Jayapura, Ia., menilai bahwa apa yang dilakukan Pemerintah, untuk menjamin kemanan dan kesejahteraan bagi rakyat.(Jumat,9/2019).

“ Setiap gereja yang ada, perlu ciptakam setuasi lingkungan sekitarnya dengan baik minimal dari gereja berjarak lima ratus meter harus melihat kondisi jika ada orang mabuk atau yang membuat onar, gereja harus ikut bertanggung jawab untuk menjaga situasi kamtibmas tersebut,” kata Yanto.

Ditambahkan WaKet Komisi A, Pemerintah selama ini telah melakukan pola pendekatan kepada tokoh-tokoh Gereja, maka sudah seharusnya pihak gereja ikut menjaga dan memberikan rasa aman kepada umat sekitar.

Tokoh-tokoh Adat tidak diperhatikan secara baik oleh Pemerintah, dan lebih banyak melakukan pendekatan kepada pihak gereja, salah satu contoh dimana Pemerintah telah memberikan sepuluh persen (10%) dana otsus untuk pembanguna danpeningkatan gereja., ucap Eluay., maka gereja harus ikut berperan menjaga situasi di Papua, karena dana yang digunakan adalah milik Pemerintah Indonesia.

Yanto, juga mengatakan, soal banyak Tni dan Polri yang berada di Kota dan Kabupaten Jayapura adalah untuk menjaga agar masyarakat dapat menikmati hidup yang baik dan aman, menciptakan kedamaian dan menghentikan aksi-aksi anarkis yang terjadi itulah tujuan utama Pemerintah, tidak ada tujuan Negara untuk menghadirkan Tni dan Polri untuk menakutkan masyarakat, dan tidak perlu ada keraguan dari masyarakat terhadap keberadaan Tni dan Polri.

WaKet Komisi A DPRD Kabupaten Jayapura, berharap, kepada pihak Tni dan Polri dalam melaksanakan tugas pengamanan melalui koridor hukum yang berlaku dengan menegakan keadilan dan bertindak dengan langkah-langkah yang profesional, dan harus membangun relasi kerja sama yang baik dengan tokoh Adat, tokoh Agama dan tokoh Masyarakat, sehingga dapat tercipta situasi kamtimas di Kabupaten Jayapura.

Papuajaya.com
redaksi@eluayd