KECERDASAN PERADABAN PAWON MANUM@DI dalam Spirit GALUNGAN & KUNINGAN*

Hits: 373

Papujaya.com Purwosari Purworejo Pasuruan Jawa Timur, Rabu Kliwon, 08 Juni 2022. *PROSES PERBAIKAN MANUSIA BERKELANJUTAN membutuhkan Spirit Manusia MANUM@DI* Dalam Buku BALI SPIRIT I WAYAN WESTA, Penerbit Pusaka Larasan Bekerja sama dengan Wiswakarma Museum, 2014, pada chapter TUMPEK KEMBALI TUMPEK, menyebutkan bahwa… KECERDASAN merupakan SENJATA dari seluruh tatanan hidup…(hal 43) dan tentunya juga kehidupan.

*POTENSI KECERDASAN MANUSIA MANUM@DI*

Budaya Peradaban PAWON BALI MANUM@DI Karangasem, Pimpinan Suami Isteri Kadek Dongker & Ayu Jendri, sungguh mampu menunjukkan KECERDASAN CANGGIH, dalam ruas ruas pembagian siklus putaran waktu, salah satu wujud KECERDASAN Taksu BALI, dalam Budaya Peradaban Pawon Kuliner Bali Bebali Bebanten adaNya.

Semua MENU PAWON BALI salah satu bukti KECERDASAN PANGANAN KULINER PAWON BALI di bawah inIi, Kita memilih perwakilannya adalah WARUNG PAWON MANUM@DI, mampu menyediakan dan mengerjakannya serta menuangkannya dalam kandungan penuhlisan & penuhlesan sebagai berikut :

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan bagi umat sedharma

Sehari menjelang hari raya Galungan
Disebut hari .PENAMPAHAN (membuat dan memasak..olahan daging yang akan dipersembahkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang bertepatan pada Hari Raya Galungan).

Jenis jenis olahan daging..

#Sesate : Walaupun disebut sesate, namun bukan semua sesate itu sama, baik namanya, ramuannya demikian pula rasanya. berbagai jenis sesate yang ada di Bali antara lain :

a) #Sate #Lembat atau #Kreta Semaya, sate ini bahannya terdiri dari daging yang ditumbuk sehingga lumat, berisi gula aren, dan kelapa yang diparut dengan bumbu sebagai berikut : ragi, mica, ginten, tingkih, bawang merah, bawang putih, trasi, kulit jeruk purut, cabai, cekuh, kunyit, garam, santen. Tangkainya bambu raut lalu dililit.

b) #Sate Asem : dibuat dapri pada daging, kulit, semuanya terpotong potong, serta ditusuk dengan bambu raut yang runcing.

c) #Sate_Pusut : bahannya dari hati yang direbus dipotong-potong lalu ditusuk dalam bambu raut yang runcing dan diisi tiga potong dalam satu tangkai.

d) #Sate_Empol : Sate ini juga disebut sate Kwinda, yang bahannya adalah daging, urat setelah direbus lalu tusuk pada katiknya.

e) #Sate_Kablet : Bahannya adalah daging dan kulit setelah direbus lalu dipotong-potong dan setelah ditusuk sate tersebut dililit dengan daging yang tertumbuk lumat lalu direbus.

#Gorengan : Olah-olahan Gegorengan ini tidaklah halnya seperti sate, melainkan hanya satu jenis, dimana daging, tulang, perut, hati, paru-paru, limpa, dan yang lainnya setelah dipotong-potong lalu digoreng diberi garam.

#Brengkes : Brengkes pada umumnya digoreng, bumbunya: bawang putih, bawang merah, minyak kelapa, cekuh,tinggih, tumbah, cabai, mica, jahe, sere, garam. setelah diaduk lalu digoreng.

#Urutan : sering disebut dengan “#lemah Pinanah”. Adapun bahannya adalah : Usus Muda, daging dan muluk yang telah dipotong-potong. Bumbunya : bawang, jahe, isen, cekuh, ketumbar, sere tabia/cabai. Atau yang lebih lengkapnya dipakai
base gede.

#Kacengro yaitu urutan yang bumbunya terdiri dari bawang putih, cabai bun, mica, ginten, kancah kencur.

#Lempet : Lempet terdiri daripada : isi otak/polo, dicampur dengan daging, tulang muda, lalu ditumbuk. bumbunya baik dengan base gede.

Adapun cara memasaknya yaitu setelah dibungkus dengan daun pisang yang menyerupai bantal lalu dipanggang.

#Gubah : Gubah ini dibuat daripada kulit yang sedikit berisi lemak, kemudian diurap dengan kunyit yang lumat dan diberi garam secukupnya lalu digoreng setengah matang. Adapun besarnya Gubah ini adalah selebar telapak tangan, jika bahannya dari daging yang di iris-iris dicampur bumbu lalu dikeringkan maka
disebut dengdeng.

#Lawar : Lawar ada bermacam-macam jenisnya menurut bahan dagingnya, demikian pula bumbunya. berbagai macam lawar yang terdapat dalam olahan adalah :

– #Lawar_Tulen : lawar semacam ini terdiri dari daging paha mentah yang dilumat dengann metektek, kemudian dicampur dengan darah mentah, diisi serapah yaitu kulit direbus setengah matang kemudian diiris-iris tipis serta dicampur dengan bumbu yang lengkap.

– #Lawar_Penyon : bahannya dari daging yang ditektek sangat lumatnya kemudian dicampur dengan kelapa yang diparut, sedeikit darah sehingga warnanya sedikit kemerahan, kadang kala dicampur dengan buah cempedak yang muda direbus dan ditektek pula, lalu dicampur dengan bumbu : bawang merah, bawang putih, cekuh, merica, asem limau, mba/bawang goreng.

– #Lawar_Batu Rubuh/ Lawar Padmara : lawar ini adalah campuran dari lawar tulen dengan lawar Penyon, yang mana ditambah lagi dengan serapah dari daging yang diiris-iris dan kelapa yang digobed.

– #Lawar_Petak : bahannya dari daging dan kulit yang telah matang lalu diiris-iris sangat lumatnya, lalu dicampur dengan kelapa yang diparut serta diberi santen kane( santen dari kelapa yang dipanggang), tetapi lawar ini tidak dikasi darah.

– #Lawar_Pepahit/ lawar Subakti/Wisnu Murti yang mana bahannya terdiri dari daun-daunan dan buah buahan yang rasanya agak pahit seperti daun belimbing, buah paya yang sebelumnya direbus kemudian ditektek hingga lumat, setelah lumat dicampur dengan lawar petak, dan darah mentah sekedar dan diisi pula perut besar yang telah matang (betuko/kekondo) dengan bumbu : mica, ginten, tingkih, cabai, bawang putih, ketumbar, sere, isen, emba matang yang direbus api (tambus).

#Tum : Tum ini terbuat dari daging yang dicampur dengan tulang muda demikian pula urat yang ditumbuk hingga lumat lalu dicampur dengan kelapa yang diparut serta diberi bumbu lengkap. bungkusnya segitiga, jika dibungkus memanjang maka akan jadi berengkes.

#Balung : Balung atau bebalungan disebut juga jangan ulam, yang bahannya terdiri dari balung-balung yang dipotong-potong, kemudian diisi bumbu : Isen, bawang merah/putih, sere, ginten, gula bali, santen lalu di dadah (lablab).

#Timbungan : Timbungan menurut macam bumbunya ada dua macam : timbungan biasa yang bumbunya terdiri dari bawang merah/putih, gamongan, kemiri, cekuh,bangle, isen, ketumbar, merica, ginten, sere dan santen. Timbungan Kesatryan dengan bumbu seperti tersebut di atas lalu ditambah minyak kelapa dan daun jangan ulam.

#Oret : oret terbuat dari perut muda yang dicampur dengan tepung dan kuning telor
serta bumbunya yang lengkap kemudian direbus/ dipanggang.

#Semuwuk : Semuwuk terbuat dari perut muda diisi hati dan tepung yang sudah tertumbuk alus dan lumat dicampur dengan santen kelapa dan diberi bumbu selengkapnya lalu direbus pada air mendidih.

#Kekomoh : Kekomoh disebut juga cobor yang bahan-bahannya dari darah yang mentah dicampur dengan hati dan daging yang lumat dan kadang dicampur pula dengan paru yang matang lalu diberi bumbu yang lengkap serta asam secukupnya kemudian diencerkan dengan air yang telah matang dan didinginkan.

#Ares : Ares bahannya dari batang pohon pisang muda,diiris-iris, dicampur pula dengan daging dan balung, setelah diisi bumbu lalu diberi air dan dilablab .

*MENU SPESIAL IKAN LAUT WARUNG PAWON MANUM@DI* :

Special Ikan Laut Pawon M@numadi olahan daging ikan laut yang disebut..OPOKAN.. asem manis.dengan cara meracik bumbu bumbu yang rasa menyatu dengan rasa .. sehingga para penikmat kuliner .. sangat lah menjadi jenis makanan favoritenya WARUNG PAWON MANUM@DI.

Ada KEISTIMEWAAN GALUNGAN dan KUNINGAN di Rabu Kliwon 08/06/2022 di Tahun 2022 karena SpiritNya terhubung dengan semua peristiwa penting di bawah ini yaitu :

1. 22 Januari 2022
Catatan Menarik Dalam Gelaran 1000 Sajen Dan Dupa Di Depan Gedung DPRD Hingga Memutar Tugu Alun Alun Bundar Kota Malang. Ada yang menarik dari gelaran Seribu sajen dan dupa menandai gelaran ngaji bersama dalam doa bersama lintas agama, yang diadakan di depan Balai Kota Malang, Sabtu malam (22/1/2022).

2. 22 02 20 22 jelas sudah dilalui dan melalui bentangan angka cermin jaman dan angka cermin jagad besar kecil.

3. 22 Maret 2022 Hari Air Se Dunia.

4. 22 April 2022 Hari Bumi Se Dunia.

5. 22 Mei 2022 Hari Biodiversity Internasional
6. 21 Mei 2022 Hari Menggambar Indonesia Hari Menggambar Nasional.

7. Hari Galungan & Kuningan pada 08/06/2022 bertepatan dengan HARI LAUT SEDUNIA yang diikuti oleh 140 Negara di dalamnya.

*Apa Itu Hari Laut Se Dunia*

Hari Laut Sedunia merupakan hari peringatan untuk menghargai laut-laut di dunia dengan merayakan hasil-hasil yang disediakan oleh samudra, seperti makanan laut dan kehidupan laut untuk akuarium, hewan peliharaan dan waktu untuk menghargai nilai intrinsik itu sendiri. Laut itu juga menyediakan jalur pelayaran untuk perdagangan internasional.

Polusi global dan konsumsi ikan yang berlebihan telah menyebabkan populasi ikan berkurang dengan drastis.

Hari peringatan ini juga memberikan kesempatan berbeda untuk menyelenggarakan aksi komunitas dan personal untuk menjaga samudra dan hasil di dalamnya.

The Ocean Project, bekerja sama denganWorld Ocean Network, Asosiasi Kebun Binatang dan Akuarium, dan rekan lain dalam jaringan dengan 2.000 organisasi di dalamnya telah mempromosikan Hari Laut Sedunia sejak tahun 2003. Acara Hari Samudra Sedunia melingkupi serangkaian aktivitas dan tindakan, seperti eksplorasi luar ruangan khusus, pembersihan pantai, program pendidikan dan aksi, kontes seni, festival film, dan acara makanan laut yang berkelanjutan.

*APA INTI GALUNGAN & KUNINGAN sesungguhnya?*

Dapat disimpulkan adalah arti dari Galungan – Kuningan adalah menyatukan kekuatan spirit secara rohani ang termurni terdalam dalam diri manusia agar umat Hindu memiliki pendirian serta pikiran yang terbuka dan terang yang itu sendiri merupakan wujud Dharma Tertinghi dari Tuhan Yang Maha Esa dalam diri manusia atau umat Hndu.

GALUNGAN & KUNINGAN merupakan…rangkaian… Yadnya selama 10 hari dhitung dari Rabu Kliwon menuju Sabtu Kliwon (tumpek kuningan).

Ritual Yadnya untuk dipersembahkan kepada Paradewata Ida Hyang Widhiwasa yang sudah menetapkan .dan menjadi ketetapan alam itu sendiri..merayakan KEMENANGAN DHARMA melawan A’DHARMA…. peningkatan sradabhakti/ peningkatan spirit dalam jiwa..

Hingga menjadikan manusia yang berguna untuk keluarga dan masyarakat pada umumnya….jati diri sesungguhnya paham zat alam dari dzatNya yang agung… tumpek dan tampek adalah upaya dekat mendekat pada segenap kebaikan kebajikan rejeki dari segala arah dan segala penjuru dari energi cinta kasih sayang Ilahi, sehingga semoga semua makhluk berbahagia oleh dan dari padaNya.

*INTI SARI MANUSIA MANUM@DI*

Manusia Manum@di…adalah manusia yang memiliki tingkat perubahan dari peradaban kehidupan yang terdahulu untuk menuju kehidupan yang akan datang yang semakin sesuai dengan maksud tujuan Tuhan serta kehendak Tuhan adaNya.

Artinya Kita menyosong hidup kehidupan yang semakin ke depan semakin membaik dan berkualitas sesuai tatanan dharma yang terbaik dan dharma tertinggi, dalam kesadaran tertinggi yaitu SANATA DHARMA menuju kehendak dan kebenaran yang paling HAKIKI dari Tuhan Yang Maha Esa.

Manum@di sesederhana saja…. merintis .dan menitis jalan hidup kehidupan secara nyata..menuju hidup kehidupan yang lebih baik dari hidup kehidupan yang ada di masa masa lalu sebelumnya.

Sebuah progres & progress regenerasi revitalisasi Kualitas Hidup Kehidupan yang semakin baik, semakin lebih baik dan terbaik dari kehidupan massa lalu.

ALOO MANUM@DI… semua untuk satu, satu untuk semua. MOTO HIDUP all for all… Satu Tujuan Untuk Harapan Baru.

Demikian hasil dialog Kita dengan Kadek Dongker dalam komunikasi virtual dan rangkuman tulisan Beliau di GROUP Facebook SUKA SUKA SAJA, terkait MENU PAWON PERADABAN BALI, khususnya WARUNG PAWON MANUM@DI di Karang Asem dan Kaitannya dengan SPIRIT GALUNGAN & KUNINGAN, yang sudah terkoneksikan secara luar biasa fungsi manfaat kegunaannya dalam semua aspek MANUSIA MANUM@DI di HARI LAUT SE DUNIA 08/06/2022 kali ini, dalam momentum bersejarah anugerah ilahi yang sangat luar biasa ini.

Penulis : Kadek Dongker & Guntur Bisowarno