Jemaat GKI Pniel Opiaref mengadakan sidang jemaat ke – 33

Hits: 559

Papuajaya.com – Biak – Jemaat GKI Pniel Opiaref menggelar sidang jemaat yang ke – 33 dengan mengusung tema ” Datanglah KerajaanMU ( Matius 6 : 10a) dah sub thema “Dengan Anugerah Allah, jemaat Pniel Opiaref bangkit dan mandiri memberikan yang terbaik dalam tugas dan pelayanan di tahun 2020”. Sidang jemaat ini berlangsung gedung gereja Pniel Opiaref, Distrik Oridek, Rabu (20/11)

Para peserta sidang saat menyaksikan pemukulan tifa oleh Ketua Klasis Biak Timur tanda dibukanya sidang jemaat ke 33 GKI Pniel Opiaref
Para peserta sidang saat menyaksikan pemukulan tifa oleh Ketua Klasis Biak Timur tanda dibukanya sidang jemaat ke 33 GKI Pniel Opiaref

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua Klasis Biak Timur Pdt. Alexander Ajawaila, S. Th, Kepala Kampung Bakribo Imanuel M Sarwom, SE, Plt Kepala SKB – SPNF Margaretha Singgamui, Ketua Majelis Jemaat GKI Pniel Opiaref, perwakilan unsur PW, Unsur PKB, Unsur PAM, Tokoh adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, dan undangan lainnya.

Sepum S. Yensenem selaku ketua panitia sidang jemaat ke – 33 mengatakan, sidang jemaat yang dilakukan kali ini berbeda dengan sidang jemaat tahun sebelumnya dimana dalam sidang jemaat tahun ini diawali dengan Ibadah.

“berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini kami sedikit memberikan warna, peserta sidang selesai sidang kami jamu dengan jamuan kasih tetapi juga dengan puji – pujian.” kata Sepum selaku ketua panitia sidang jemaat GKI Pniel Opiaref

Sepum juga mengatakan, agenda yang akan dibahas dalam sidang jemaat ke – 33, yakni membahas program – program semua unsur baik Unsur PKB, Unsur PW, Unsur PAM. Tetapi juga ada perwakilan dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, pendidikan, dan juga tokoh masyarakat.

Sepum berharap semua program yang telah disepakati dalam sidang jemaat ke – 33 jemaat GKI Pniel Opiaref dapat berjalan lancar dan sukses.

“Kami sangat mengharapkan kali ini apapun program yang sudah disepakati semuanya berjalan dengan lancar, programnya berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan,” harap Sepum

Sementara itu, Ketua Klasis Biak Timur Pdt. Alexander Ajawaila, S. Th mengatakan, sidang jemaat merupakan forum pemersatu pandangan dari berbagai komponen pemangku tanggungjawab pelayanan ditengah persekutuan jemaat dan bukan ruang untuk memperdebatkan argumentasi pribadi.

“Persidangan Jemaat mesti dijadikan sebagai forum evaluasi terhadap program dan kegiatan di tahun pelayanan 2019 sekaligus sebagai forum pengambil kebijakan untuk program dan kegiatan pelayanan di tahun yang baru tahun 2020,” ujar Pdt. Ajawaila

Selaku Ketua Klasis Biak Timur, Pdt. Ajawaila berharap peserta sidang tidak hanya sebatas merumuskan konsep dengan segala kebijakan, program, dan juga kegiatan. Tetapi lebih daripada itu, bagaimana bertangggungjawab untuk mengawal apa yang telah disepakati bersama dalam sidang jemaat.

Dilain pihak, Kepala Kampung Bakribo Imanuel M Sarwom, SE memberikan apresiasi kepada panitia sidang jemaat ke – 33 dan juga mengajak seluruh peserta sidang agar apa yang dibicarakan dalam sidang jemaat dapat menjadi panduan dalam pelayanan 1 tahun ke depan. Tukasnya (fs)