HASIL CPNS MANSEL TIDAK MERATA’ WARGA 6 DISTRIK MENGELUH

Hits: 417

PAPUAJAYA.com | ORBA – MANSEL | SENIN 28 SEPTEMBER 2020 – Ketua Fraksi Gabungan DPRD Kabupaten Manokwari Selatan (ManSel) Oktober Tiribo, tegaskan bahwa hasil Cpns 2018 yang di umunkan tidak akomodir masyarakat asli Mansel.

Hal tersebut disampaikan merupakan aspirasi Masyarakat dari Enam (6) Distrik dan 57 Kampung, terkait nama – nama yang lolos cpns.

Keberadaan Kabupaten Mansel, bukan hadir dengan sendirinya, tetapi berkat upaya dan perjuangan para – para tokoh adat dan Pemerintah dari 6 Distrik dan 57 Kampung dan juga 6 Ketua DAS, maka itu proses penerimaan CPNS di daerah Mansel harus melibatkan tokoh – tokoh tersebut. (Sabtu, 26/09/2020).

Ketika diwawancarai Ketua Fraksi Gabungan. Oktober Tiribo., mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Mansel seharus memanggil 6 Kepala Distrik dan 57 Kepala Kampung dan 6 Ketua Dewan Adat Suku (DAS), untuk merekrut Calon Pegawai Negri Sipil CPNS, sehingga ada pemerataan di Daerah ManSel.

” Saya, sebagai wakil rakyat yang juga Ketua Fraksi Gabungan DPRD Kabupaten Mansel, sangat tidak terima dengan hasil cpns yang sudah di keluarkan oleh Badan Kepegawain Daerah (BKD),” pungkas Tiribo.

Ditambahkan, Oktober Tiribo., seharusnya Pemerintah Mansel paham dengan situasi yang sedang terjadi di Mansel, banyak pengangguran anak – anak asli Manokwari Selatan dan harus bisa rekrut putra – putri asli Mansel, jika tidak maka tindakan kriminal akan terus terjadi, yang dilakukan oleh anak – anak asli pengangguran tersebut.

Pada prinpsinya kami dari Anggota DPRD Mansel, merasa kecewa dengan hasil CPNS tersebut, terutama masyarakat dari 4 Distrikbterhadap hasil Cpns yang telah keluar beberapa waktu lalu dan terdapat banyak nama – nama dari luar Mansel yang lolos Cpns.

Perlu juga di ketahui bahwa, tenaga honor – honor juga belum di akomodir jadi Cpns, ini perlu keseriusan Pemerintah Kabupaten Mansel agar masyarakat asli Mansel dapat di terima sebagai CPNS, untuk jadi tuan di negri sendiri.

Redaksi : eluay&
Papuajaya.com