Dendam, Motif CLK Bunuh Selingkuhan Istrinya

Hits: 306

Papuajaya.com – Biak – Satreskrim Polres Biak Numfor berhasil menangkap seorang pria berinisial CLK (37) pelaku pembunuhan terhadap salah satu PNS di Kabupaten Supiori.

CLK nekad membunuh SB (41) karena diduga korban berselingkuh dengan istrinya.

Kapolres Biak Numfor AKBP Andi Yoseph Enoch saat melakukan Press Conference menjelaskan bahwa, pembunuhan terjadi pada hari Kamis (18/3/2021) malam sekitar pukul 19.30 WIT dengan motif pembunuhan karena tersangka dendam terhadap korban yang diduga berselingkuh dengan istrinya.

“Kejadian berawal saat pelaku curiga istrinya berselingkuh dengan korban SB (41), pelaku sempat menanyakan hal tersebut kepada istrinya dan diakui bahwa dirinya benar melakukan perselingkuhan dengan korban SB. Kemudian pelaku sempat mencari korban ke tempat Ia bekerja namun korban tidak berada di tempat kerjanya. Selanjutnya pelaku juga menghubungi korban melalui nomor hp yang diberikan istrinya. Pada tanggal 18 Maret 2021 sekitar pukul 18.00 WIT pelaku berhasil menghubungi korban dan mengajak korban untuk minum minuman keras sehingga korban percaya dan menjemput pelaku,” terang Kapolres dalam Press Conference di Mapolres Biak, Rabu (6/4/2021)

Ketika itu pelaku berhasil memancing korban untuk menceritakan hubungannya dengan istri pelaku sehingga membuat pelaku merasa dendam dan berniat menghabisi nyawa korban.

“Pelaku menghabisi korban dengan cara menebas belakang kepala korban dengan parang sehingga korban terjatuh namun korban sempat melawan dengan merebut parang milik pelaku sehingga kedua tangan pelaku terluka setelah itu pelaku berhasil memukul korban hingga terjatuh dan langsung melakukan tikaman dan tebasan membabi buta yang membuat korban tak bergerak,” imbuh Kapolres

Dijelaskan lebih lanjut, usai melakukan aksinya pelaku menyewa mobil dan membawa korban ke gunung batu – batu berdekatan dengan TPA dan mengubur korban. “Dari hasil pemeriksaan luar terhadap tubuh korban, ditemukan sebanyak kurang lebih 40 bekas sabetan dan tusukan benda tajam,” ungkap Kapolres.

Pelaku telah diamankan beserta sejumlah barang bukti berupa 1 buah HP, 1 unit mobil pick up, 1 unit sepeda motor, parang, skop, pikuel, serta onderdil motor yang telah dipreteli pelaku.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman 20 tahun penjara, pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara dan pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan mati dengan ancaman 7 tahun penjara,” tutup Kapolres (fs)