Bupati Manokwari Memberikan Pengarahan Tentang Tata Cara Pemekaran Kampung

Hits: 12231

Papuajaya.com | Manokwari | Minggu ( 02/12/2018 ). Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan menaggapi dan sekaligus memberikan pengarahan kepada kepala Kampung Makwan serta kepala Suku Kampung Persiapan Meyepsi Indah Distrik Masni yang di dampingi Kordinator Pemekaran Kampung ( M.Syaifudin Zuhri ) di kediaman Rumah Bupati Manokwari 01/12/2018.

Bahwa dalam waktu dekat ini akan ada Pemeriksaan Pemekaran Kampung, Oleh sebab itu wajib di persiapkan Rumah dan warga yang menetap serta memiliki E-KTP sesuai alamat Kampung yang akan di mekarkan, jadi segera persiapkan apa yang sudah menjadi ketentuan dan bagi warga yang belem membuat Rumah serta membuat Alamat Kampung tersebut agar, untuk mematuhi segala aturan.

Dalam diskusi yang diadakan pada Sabtu malam 01/12/2018 Bupati Manokwari  menyampaikan antara lain bahwa kepala kampung harus siap membina bagi kampung-kampung yang di mekarkan  selama 3 tahun.

Selain itu Bupati  juga menyampaikan jika ada bantuan atau kas desa maka harus di bagi rata, setara dengan kampung induknya ungkap Bupati Demas Paulus Mandacan.

Foto bersama usai kordinasi bersama Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan Di dampingi Kordinator Pemekaran Kampung M.Syaifudin Zuhri.

Dana desa ini sesuai dengan Undang-Undang No.6 tahun 2014. Dimana dalam UU tersebut dijelaskan bahwa desa nantinya akan mendapatkan kucuran dana sebesar 10% dari APEN. Dimana kucuran dana tersebut tidak akan melewati perantara. Dana tersebut akan langsung sampai kepada Desa, tetapi jumlah nominal yang diberikan kepada masing-masing desa berbeda tergantung dari geografis desa, jumlah penduduk dan angka kematian. Alokasi APBN yang sebesar 10% tadi, saat diterima oleh desa akan menyebabkan penerimaan desa yang meningkat.

Penerimaan Desa yang meningkat ini tentunya diperlukan adanya laporan pertanggungjawaban dari Desa, Laporan pertanggungjawaban itu berpedoman pada Permen No 113 tahun 2014.

Selain itu M. Syaifudin Zuhri selaku kordinator pemekaran kampung juga menyampaikan bahwa pembangunan yang di kelola saat ini semuanya menggunakan anggaran swadaya murni dan pola serta tata cara pemekaran yang sudah di susun telah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang no 6 tahun 2014 sebagai acuan bisanya berdiri dan berkembang menjadi kampung yang definitive. Beliau juga turut  menyampainkan trimakasih atas dukungan dan suport yang diberikan pemerintah dan warga sekitar.

Editor : Eka SM