BPBD KABUPATEN AKAN MELIBATKAN SEMUA PIHAK UNTUK BERSAMA MENGANTISIPASI MASALAH BENCANA

Hits: 1282

SENTANI – JAYAPURA| PAPUAJAYA.Com| SABTU 20 JANUARI 220 – Sesua surat edaran Menteri, bahwa situasi Indonesia sekarang ini perlu melakukan antisipasi terhadap situasi bencana yang akan terjadi.

Dr.Timotius J. Demetouw, SE, M. Si. Selaku Asisten Tiga Setda Kabupaten Jayapura ketika memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama Masyarakat, Lsm, Tni dan Polri untuk upaya antisipasi Musibah Bencana di Gedung Aula Lantai Dua Kantor Bupati Jayapura.(df.eldan).
Dr.Timotius J. Demetouw, SE, M. Si. Selaku Asisten Tiga Setda Kabupaten Jayapura ketika memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama Masyarakat, Lsm, Tni dan Polri untuk upaya antisipasi Musibah Bencana di Gedung Aula Lantai Dua Kantor Bupati Jayapura.(df.eldan).

Oleh sebab itu Kami dari Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jayapura memfasilitasi seluruh komponen Masyarakat, Tni, Polri bahkan Dinas Instansi teknis yang terkait untuk kita sama-sama melihat ada tujuh tujuh poin yang terkait dengan bagaimana mengantisipasi situasi bencana yang akan terjadi di Kabupaten Jayapura.

Pada Rapat Kordinasi (Rakor) dari 7 poin diedarkan oleh Menteri itu, Kita coba untuk menyampaikan kepada seluruh peserta rapat untuk memberikan masukan ldan angkah – langkah tindakan apa yang harus kita lakukan untuk pencegahan lebih awal.(Jmat, 10/01/2020).

Asisten Tiga Setda Kabupaten Jayapura. Dr.Timotius J. Demetouw, SE, M. Si., mengatakan, dari hasil pertemuan tadi bahwa Kita sepakat, ini semua merupakan masukan yang nanti dibuat dalam bentuk rencana aksi, yang dimana aksi tersebut akan melibatkan seluruh komponen baik itu Masyarakat, Tni, Polri maupun Pemerintah Daerah juga pihak Lsm untuk dapat melakukan tindakan antisipasi situasi yang ada di waktu -waktu yang saat ini lagi musim hujan.

“Rencana Kegiatan akanndibagi dalam dua tahap ada yang jangka pendek itu akan dilakukan dalam waktu 3 bulan ke depan kemudian dalam waktu jangka panjang 6 sampai dengan 1 tahun ke depan ini mungkin langkah awal dari pembicaraan tadi,” kata Demetouw.

Asisten 3 juga menambahkan, kita akan membuat posko – posko untuk mengantisipasi situasi yang berkembang dalam arti posko ini bisa memberikan informasi kepada seluruh masyarakat untuk bisa waspada terhadap situasi bencana yang akan terjadi.

Hal-hal yang perlu diikuti dengan aturan Pemerintah baik itu lewat Peraturan Daerah ataupun Peraturan Bupati atau Peraturan Pemerintah untuk melarang Masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas ataupun pembangunan di daerah yang rawan bencana.

Diharapkan, Masyarakat untuk menjaga supaya situasi itu tetap bersih tidak membuang sampah sembarangan karena akan berdampak pada bencana di kemudian hari.

Dr.Timotius J. Demetouw, SE, M. Si,. Secara jelas minggu depan hari Selasa itu akan ada rapat dari hasil masukkan tadi dibuat disusun sebuah rencana aksi yang akan dibagi tugas untuk keterlibatan semua pihak deh alam sehingga hal ini bisa kita lakukan untuk mengantisipasi situasi bencana.

Redaksi : Eluay &
Papuajaya.com