BAWASLU MANSEL BUKA PENDAFTARAN PEMANTAU PEMILU 2024.

Hits: 130

Papuajaya.com – MANSEL
Badan Pengawan Pemilihan Umum (BAWASLU) Kab. Manokwari Selatan membuka Pendaftaran Pemantau Pemilu menjelang Tahapan Pemilihan Umum 2024. Kamis (23/6)0

Koordinator Devisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, Saul Rawar mengatakan, Bawaslu Mansel secara resmi membuka pendaftaran Pemantau Pemilu menjelang tahapan Pemilu 2024, melalui Meja Layanan Pemantau Pemilu 2024 yang disediakan oleh Bawaslu Mansel.

Meja Layanan Pemantau Pemilu 2024 bertujuan untuk memantau Pemilu sesuai Peraturan Badan Pengawas Pemilihan umum (Perbawaslu) no.4 Tahun 2018 tentang Pemantau Pemilihan Umum,
untuk mempermudah komunikasi antara Bawaslu Mansel dengan pemantau pemilu, maka Meja Layanan Pemilu 2024, sangat penting, ungkap Rawar.

Lanjut kata Rawar, dalam pemilihan pemantau Pemilu yang merupakan mitra kerja Bawaslu Mansel, Pemantau Pemilu dapat memberikan Informasi, serta akses untuk masyarakat dapat aktif dalam memantau Pemilu 2024 sesuai tahapan Pemilu di Kab. Mansel.

Pada pengawasan tahapan Pemilu 2024, Bawaslu Mansel komitmen memberikan keterbukaan informasi publik dengan memfasilitasi setiap individu maupun kelompok masyarakat atau LSM yang merasa terpanggil bergabung sebagai pemantau Pemilu yang memiliki badan hukum, sesuai perbawaslu 04 Tahun 2018, Pasal (1) ayat (5), bahwa Pemantau Pemilu adalah lembaga swadaya masyarakat, badan hukum, lembaga pemantau dari luar negeri, lembaga pemilihan luar negeri, dan perwakilan Negara sahabat di Indonesia, serta perseorangan yang mendaftar kepada Bawaslu dan telah memperoleh akreditasi dari Bawaslu.

Rawar juga mengimbau kepada kader pengawasan partisipatif yang telah mengikuti pendidikan sekolah pengawasan untuk dapat mengaplikasikan ilmu yang di dapat selama mengikuti sekolah pengawasan partisipatif untuk dapat mendaftar menjadi Pemantau Pemilu tahun 2024.

Meja Layanan Pemantau Pemilu merupakan bentuk pelayanan Bawaslu Mansel untuk memberi informasi dukungan dan layanan pendaftaran organisasi dan perseorangan untuk mendapatkan akreditasi atau legalitas sebagai pemantau pemilu. Selain itu, meja layanan itu juga menjadi wadah bagi Bawaslu untuk berkomunikasi dengan pemantau pemilu dalam melaksanakan tugas pemantauan pemilu, disisi lain Bawaslu mengharapkan kepada organisasi maupun LSM maupun ORMAS yang nanti menjadi pemantau pemilu 2024 agar dapat juga melaporkan hasil pemantauannya kepada Bawaslu Manokwari Selatan sehingga dapat dilaporkan secara berjenjang, jelas Rawar.

Pemantau Pemilu sesuai dengan perbawaslu 04 tahun 2018 pasal (3) ayat point (1) Pemantau Pemilu harus memenuhi persyaratan: (a) berbadan hukum yang terdaftar pada pemerintah atau pemerintah daerah; (b) bersifat independen; (c) mempunyai sumber dana yang jelas, dan (d) terakreditasi dari Bawaslu, Bawaslu Provinsi, atau Bawaslu Kabupaten/Kota sesuai dengan cakupan wilayah pemantauannya.
Dengan demikian harus di perhatikan ketika pemantau mau melakukan pendaftaran di Meja Layanan Pemantau Pemilu, pungkas Rawar.