Aktivasi Genthong Aksara di Hari Genthong & Aksara Internasional 08/09/202

Hits: 2543

Papuajaya.com – Purwosari Purworejo Pasuruan Jawa Timur, Kamis Pahing, 08 September 2022 AKTIVASI dalam Sinergitas HARI AKSARA INTERNASIONAL dengan dan dalam HARI GENTHONG INTERNASIONAL

Tidak ada yang kebetulan dalam lingkup Sejarah Peristiwa Kejadian dan Kisah, karena Allah yang Satu dan Esa itu meliputi semua yang ada dan ada di dalam semua serta setiap yang ada, begitulah adaNya, Allah Yang Maha Ada dan selalu beserta & beserta Kita.

Hal tersebut sudah dikaji secara logis oleh Saudara Khairuddin Lubis dalam bukunya yang bertajuk MEMBUKA TABIR POTENSI DIRI, terbitan Bamboo Spirit Nusantara2022, anda bisa memperoleh secara langsung ke akun fb aktif beliau dengan menggantikan biaya ongkos cetak bukunya, seharga 150 ribu ditambah ongkos kirim ongkir dari depok jakarta ke lokasi alamat domisili anda, atau bisa melalui wa Galeri Dharma Arjuna

https://wa.me/message/R7EQHHG5GL2ME1

Dalam Buku tersebut, Khairuddin Lubis melalui proses, tahapan, mekanisme dan jalannya sebagai Praktisi Meditasi selama 25 tahun, beliau telah berhasil menemukan dan mengalami serta bisa berdialog langsung dengan esensi dari 4 unsur manusia utama dalam dirinya, yaitu BADAN dan PIKIRAN yang adalah FISIK, yang ilmu pengetahuannya, Kita sebut Sains FISIK dan JIWA dan RUH, yang adalah SPIRIT, yang ilmu pengetahuannya, Kita sebut Sains SPIRIT.

Tidak ada Sejarah, Peristiwa, Kejadian dan Kisah yang kebetulan, pagi hari ini, Kamis Pahing, 08/09/2022, Ki Reksa Aksara telah mengirimkan kepada Kita, berupa 2 buah Gambar Genthong dari BATU yang berrajahkan dan bertuliskan Aksara Jawa Kuno, satu untuk ucapan memperingati & memperhatikan HARI AKSARA INTERNASIONAL dan yang kedua, untuk ucapan memperingati & memperhatikan HARI GENTHONG internasional.

*Aktivasi Genthong Batu Pertama* :

Berangka Tahun 1033 Masehi, Jaman Kedhiri

Dengan Catatan Ki Reksa Aksara di bawah ini.

8 september 2022

AKṢARA = IMMORTALITY
suatu sistem simbol visual yang tertera pada kertas maupun media lainnya (batu, kayu, kain, dll) untuk mengungkapkan unsur-unsur yang ekspresif dalam suatu bahasa.

Aksara juga dapat berarti “tak termusnahkan”, yang berasal dari kata a+kṣara; awalan a- (अ / ꦄ) berarti ‘tidak’, sedangkan kṣara (क्षर / ꦏ꧀ꦰꦫ) berarti ‘termusnahkan’.

Aksara dikatakan sebagai sesuatu yang kekal karena peranannya dalam mendokumentasikan dan mengabadikan suatu peristiwa komunikasi dalam bentuk tulis, sehingga kesuraman dan kejayaan masa lalu dapat dijamah kembali dengan bukti-bukti literal.
(wikipedia)

Sudah Berakṣarakah Anda Sebagai Orang Jawa, Sunda, Bali DLL dengan Akṣara Anda sendiri

SĔLAMAT HARI AKṢARA INTERNASIONAL 08/09/2022.

*Aktivasi Genthong Batu Kedua* :

Berangka Tahun 1645 Masehi, di Gresik dari Batu Andesit.

Untuk Selamat Hari Aksara Dan Hari Genthong Internasional

Sĕlamat Hari Akṣara Dan Hari Gĕnthong Intĕrnasional.

*Aktivasi Genthong Keramik adalah Genthong Ke 3* :

yang Kita temukan dan masih dipergunakan oleh Empu Keris Kamardhikan Singhasari Ki Arum Fanani, di dalam Prosesi Acara Tasyakuran & Doa, Senin sd Rabu, 5 sd 7 September 2022, untuk Tahapan Tahapan Proses Pembuatan KERIS FOR THE KING di Besalen Candra Aji Jln. Tumapel 67 rt 01 rw 06 Pagentan Singosari Malang, untuk menampung air suci dari sumber sumber mata air suci di Bhumi Suci Singhasari, seperti Soca Tirtha Amerta Sendang Kendedes, Sumberawan, Sumbernagan dan Banyu Mbiru Singhasari Singosari.

*Aktivasi Genthong Keramik yang jadi Genthong ke 4* :

Adalah Genthong Keramik Kiriman Saudara Billy dari Jakarta untuk diletakkan di Limas Bamboo Segi 8 di Purwosari Purworejo Pasuruan Jawa Timur.

Sebagai tanda awal mula Sinergitas Esensi Genthong dengan Teknologi Meditasi Spiritual Multidimensional Limas Bamboo Segi 8, sejak 2020 sampai sekarang dan seterusnya.

*Aktivasi Genthong Tanah Liat yang jadi Genthong ke 5* :

adalah Genthongnya Saudara Mohammad Moe, Pujangga Mata Air yang merupakan Genthong Warisan Keluarga Ibunya almarhum Bu Arifah.

Dalam Sub Bab di Bukunya Wayan Westa, BALI SPIRIT terbitan Pustaka Larasan Bekerja sama dengan Wiswakarna Museum, Cetakan I: Januari 2014 yang berjudul Bali itu Spirit Bukan Ragawi Mati.

*Aktivasi Aksara dan Keberaksaraan adalah Air Peradaban Bali* :

Catatan Penting :

Aktivasi Intisari LINGUID ITU LIQUID dan LIQUID ITU LINGUID.

Air adalah Bahasa dan Bahasan Linguistik dan Linguistik Manusia Sastra Budaya Canggih, di Kawasan Gunung Arjuno, Induk Peradaban Dunia, adalah AIR AIR AIR, WATER WATER WATER, Liquid Liquid Liquid, yang Linguid Linguistik, Air Peradaban Dunia adaNya, Air adalah Liquid Linguid Peradaban Dunia adaNya, sumber hidup kehidupan semua makhluk ciptaanNya. (Bambooo Spirit Nusantara, 08 September 2022, di Hari Aksara Internasional dan Hari Genthong Internasional red.)

Wayan Westa menulis 4 Paragraf di bawah ini :

Menarik nasihat yang disodorkan tetua Bali, hendaklah belajar aksara setelah meresapi hakekat bunyi. Karena kelak, aksara pralambang bunyi itulah badan “antara” ketika pulang menuju muasal. Maka manusia mesti mafum, bahwa diri fisik ini sejatinya merupakan badan aksara, aksaraprasada: kalingania manusia pawaking sastra kabeh.

Aksara dan keberaksaraan adalah air peradaban Bali. Mahkota Kebudayaan. Kita tahu seluruh isi kehidupan Bali disokong penuh pembabaran aksara. Dari surat, rajah, gambar, guratan penuh simbolik terbentang spektrum meta-makna dari cita cita akhir manusia Bali. Tak berlebihan bila pelopor kalender Bali. I Ketut Bambang Gde Rawi, dengan pujian tertinggi menulis : aksara Bali luih suksma angebek ring buana agung mwang alit – aksara Bali Suci Mulia, memenuhi jagat diri dan jagat agung. Pembadanan aksara lalu menjadi laku penting, sebab cuma jalan itu simpul pendamai semesta jagat, apan aksara sida angawe sukerta ikang jagat raya. Dari sini jelas Bali memiliki spektrum kecerdasan multisyaraf canggih, yang kelak memetakan spektrum kandungan batin peradaban pulau ini.

Insyaf bahwa peradaban aksara melahirkan tradisi adi budaya, kreativitas dan inovasi yang mengalir dari api fajar diri. Dalam proses edukasi kultural, aksara ibarat mata air, melahirkan pelaku budaya berspirit jnada kanda. Profesi undagi, balian usada, pengawi pujangga, pragina dibya caksu, sangging dan sebagainya terlahir dari peradaban aksara maha suksma ini. Mereka itu sejatinya penjaga spirit bali, yang mengalir jauh, melampaui kanal kanal zaman.

*Aktivasi Sinergitas Genthong Beraksara Jawa, Bali dan Nusantara Kuno, Modern serta Klasik*

Hal itu baru terjadi dan berlangsung dalam sejarah, peristiwa kejadian dan kisah di SINERGITAS HARI AKSARA INTERNASIONAL dan HARI GENTHONG INTERNASIONAL, Kamis Pahing, Kamis berangka 8 dan Pahing berangka 9 08/09/2022, oleh Ki Reksa Aksara dari Kota dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Indonesia.

Penulis & Aplikator : Guntur Bisowarno (Ketua Bamboo Spirit Nusantara)