Pendidikan Pancasila OPINI: OLEH KEPADA MASYARAKT KABUPATEN INTAN JAYA Blok Wabu terletak di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Blok Wabu

Hits: 112

Nama:Alfons Tipagau
Npm:220404010093
Universitas Kanjuruhan Malang

Papuajaya.com – Intan Jaya – Blok Wabu terletak di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Blok Wabu juga sering disebut ‘gunung emas’ dan blok ini juga berjarak 40 kilometer di sebelah utara Grasberg yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia. Blok Wabu dulunya pernah masuk kedalam konsesi PT Freeport Indonesia berdasarkan Kontrak Karya (KK) yang ditandatangani pada 1991.
Kandungan emas yang terdapat di Blok Wabu cukup menjanjikan, sebab PT Freeport Indonesia menyebutkan ketika pendataan pada saat itu potensi emas di dalamnya mencapai 8,1 juta troy ounce. Lebih lanjut, untuk kadar emas dalam bijih emas yang digali setiap satu ton bisa mencapai 2,17 gram. Bahkan adapula yang setiap satu tonnya bisa mencapai 72 gram.

Hal tersebut yang membuat Blok Wabu memiliki disebut ‘gunung emas’ selain itu, kandungan emas di Blok Wabu juga lebih besar dari tambang Grasberg Freeport yang hanya memiliki rata-rata 1 gram emas dalam 1 ton bijih emas.
Blok Wabu resmi dikembalikan pemerintah—Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)—secara resmi pada 21 September 2021 lalu. Penyerahan ini dilakukan saat PT Freeport Indonesia melakukan penandatanganan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang memperpanjang izin Freeport di Grasberg hingga 2031.

Presiden Direktur Freeport Indonesia, Tony Wenas mengungkapkan, hengkangnya Freeport Indonesia dari Wabu bukan disebabkan oleh potensi yang ada di wilayah kerja tambang itu, tetapi perusahaan ingin fokus mengelola Grasberg. Dia menambahkan, biaya eksplorasi Wilayah Kerja Wabu mencapai US$ 170 juta yang dikeluarkan secara kumulatif pada periode 1996–1997. Kandungan di dalamnya pun terkonfirmasi terdapat emas dan tembaga.

‘Gunung emas’ ini belakangan banyak dibicarakan lantaran Haris Azhar mengunggah video berjudul “Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya Jendaral BIN Juga Ada” dalam YouTube pribadinya, 20 Agustus lalu. Dalam video itu disebutkan ada permainan penguasaan tambang sebelumnya diungkap dalam laporan bertajuk “Ekonomi-Politik Penempatan Militer di Papua: Kasus Intan Jaya”.

 

L