Hits: 1017

Papuajaya.com – Jayapura, 8 Maret 2021 – Para pelaku usaha kecil menengah (UKM) perlu lebih jeli dalam menangkap momentum saat masa krisis sehingga dapat mengubah tantangan menjadi peluang. Salah satu caranya adalah dengan mengubah strategi ke kanal penjualan online. Sebagai mitra, JNE Express memiliki komitmen untuk membantu para pelaku usaha untuk beradaptasi di tengah masa ketidakpastian.

JNE mengadakan gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 bertajuk Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Jayapura guna pemberdayaan UMKM khususnya di Kota Jayapura. Melalui webinar ini diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM Jayapura untuk meningkatkan kompetensinya bersaing di dunia digial, baik dalam skala nasional maupun internasional.

“Pandemi tidak hanya menimbulkan tantangan, tetapi juga peluang yang perlu ditangkap oleh para pelaku usaha. JNE sebagai mitra melihat situasi ini untuk membantu para pelaku UMKM agar dapat masuk ke dunia digial terutama untuk para pelaku usaha di Jayapura,” ujar Andrey Laogi, Head Regional JNE Sulampapua dalam webinar virtual pada Senin (08/03/2021).

Rusmal Jaya, Branch Manager JNE Jayapura mengatakan, pandemi memang berdampak pada pendapatan pelaku usaha kecil. Namun, di sisi lain terdapat peluang di ranah digital yang perlu dimaksimalkan. Kolaborasi dengan berbagai stakeholder menjadi kunci utama dalam membantu UMKM untuk beradaptasi.

“Tantangan utama pelaku UMKM di Jayapura adalah kurang terekspos dan promosinya yang masih kurang. Karena itu, JNE berkolaborasi dengan pemerintah maupun brand owner untuk membuat pelatihan pemberdayaan UMKM, terutama dalam digital marketing,” ujar Rusmal.

Hadir pula sebagai perwakilan dari pelaku UMKM, Paris Asa Bumbungan selaku Owner Noken Clothing Jayapura mengatakan, selama pandemi penjualan dari kanal online mengalami peningkatan yang signifikan. Namun, penjualan online juga harus diimbangi dengan inovasi produk. Salah satu strategi yang dilakukan oleh Paris adalah dengan menghasilkan produk yang customer-centric. Caranya dengan melakukan kolaborasi bersama konsumen untuk membuat produk sesuai dengan permintaan mereka.

Strategi yang berfokus pada konsumen sama juga dilakukan oleh Muhammad Yamin Rachman, Founder Sambal Baba Papua. Yamin melihat adanya peluang dari kebiasaan masyarakat Indonesia yang menjadikan sambal sebagai teman makan nasi. Dari situ, ia membuat brand Sambal Baba Papua yang saat ini telah melakukan pengiriman hingga ke Surabaya dan Makassar.

Selain itu, selama pandemi, Yamin mengaku mengalami peningkatan omset hingga hampir 100%, baik dari penjualan online maupun offline. Hal ini dikarenakan konsumen yang biasanya beli satu atau dua botol, justru beli secara borongan selama pandemi. Namun, ia menekankan pentingnya untuk menciptakan demand di modern market sebelum masuk dunia online.

“Sebagai pelaku usaha kita harus bisa memanfaatkan berbagai peluang yang ada, tidak hanya di kanal online tetapi juga offline. Selain itu, perlu adanya diversifikasi dan diferensiasi produk yang kita jual dari produk kompetitor supaya lebih dikenal oleh banyak konsumen,” tutup Yamin.

Sebagai informasi, gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Jayapura diadakan pada hari Senin, 8 Maret 2021 sebagai kota kedelapan yang menjadi sasaran dalam pemberdayaan UKM oleh JNE. Setelah kota Jayapura, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di kota Bekasi pada 10 Maret 2021. Webinar online kali ini merupakan roadshow di 59 kota di seluruh Indonesia dan dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate.

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:

Ramandha Suci Marchita                                                          Idham Azka

Corporate Communications MarkPlus, Inc.                       Mass Media Relations

+62 857 1516 8785                                                                     +62 818 8986 956

Ramandha.marchita@markplusinc.com                               widiana@jne.co.id